Alumni AKBRI Angkatan 1995 Gelar Vaksinasi Masal Sembari Bagi-bagi 500 Paket Sembako

LCN–LOMBOK TENGAH-Alumni AKABRI Angkatan 1995/Patriatana menggelar vakinasi masal. Jumlah dosis yang disiapkan sebanyak 1000 dosis. Vaksinasi Alumni AKABRI 95 tersebut bersamaan dengan bakti sosial berupa 500 paket sembako. Dilaksanakan di Desa Ungga, Kecamatan Praya Barat Daya Lombok Tengah.

“Walau tidak seberapa bantuan yang kami salurkan. Tapi yang paling utama bagaimana kita bersama-sama menjaga kesehatan,” kata Karo SDM Polda NTB Kombes Pol Satria Yusada S.I.K, Sabtu (25/2021).

Menjaga kesehatan itu dari sisi pencegahan penularan pandemi Covid-19. Jika sudah disuntik vaksin, maka dipastikan akan terhindar dari penularan pandemi. Asalkan tetap menerapkan protokol kesehatan. Dua hal itu tidak boleh diabaikan.

Kegiatan vaksinasi digelar dari pukul 09.00 Wita sampai pukul 11.00 Wita. Dihadiri pula KA SPN Polda NTB Kombes Pol Windianto Pratomo S.I.K., MH, Dir Reskrimsus Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gde Ekawana Prasta S.I.K, Dir Pam Obvit Polda NTB Kombes Pol Turmudi S.I.K.

Kemudian Wadir Pam Obvit Polda NTB AKBP R. Dekky Subagyo SH.M.Si beserta Rombongan Polda NTB. Kapolsek Prabarda AKP Halid, Kepala Desa Ungga Suato Hadi P. A, SH dan Masyarakat Desa Ungga. Sedangkan tenaga kesehatan melibatkan dua tim.

Yaitu tm vaksinator dari Puskesmas Darek sebanyak 7 orang yang diketuai oleh Heru Mukti Pamungkas dan tim vaksinator dari RSU Provinsi NTB sebanyak 13 orang yang dipimpin oleh dr Yuti Dwi S. “Terima kasih atas kerja sama tenaga kesehatan. Terutama warga Desa Ungga,” kata Kombes Satria.

Tahapan pelaksanaan vaksin seperti biasa harus melewati tahap pendaftaran, pemeriksaan/screening untuk menentukan bisa divaksin atau ditunda. “Atas nama pemerintah desa saya mengucapkan terima kasih atas motivasi dan partisipasi dari Alumni AKABRI Angkatan 1995,” kata Kepala Desa Ungga Suato Hadi P. A, SH.

Masyarakat yang mengikuti vaksinasi Alumni AKABRI Angkatan 1995 sangat antusias. Mereka secara bergiliran mengikuti suntik vaksin. Tidak ada yang tertinggal. “Sekali lagi terima kasih. Semoga kegiatan yang sama bisa dilaksanakan di desa kami ini,” kata Suato.

 

( Red )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *