Turun Ke Pasar Tradisional Cek Harga Sembako Dilakukan Personel Jajaran Kodim 0208/Asahan

LCN–Asahan | Pelaksanaan monitoring atau pengecekan serta mengingatkan protokol kesehatan covid-19 yang dilakukannya itu sebagai bentuk dan peran setiap personel dalam mengayomi dan menjaga masyarakat dari penyebaran Covid-19, seperti halnya yang dilakukan oleh Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 15/Bandar Pulau jajaran Kodim 0208/Asahan Serka Dody Setiawan turun kewilayah binaan untuk melaksanakan kegiatan pengecekan harga sembako dan sayuran di Pasar Tradisional Desa Gonting Malaha yang mulai stabil setelah lonjakan harga pasca tahun baru yang lalu bersama dengan Para pedagang pasar tradisional Desa Gonting Malaha dan Para pembeli/masyarakat Desa Gonting Malaha, kegiatan tersebut yang dilaksanakan bertempat di Pasar Tradisional Desa Gonting Malaha Kecamatan Pulau Rakayat Kabupaten Asahan, Jumat (14/01/2022).

Dengan turun ke Pasar Tradisional Desa binaan, Babinsa Serka Dody Setiawan dalam rangka untuk melaksnakan Komsos sekaligus mengecek harga bahan pokok serta mengingatkan protokol kesehatan Covid-19 kepada warga Pasar Tradisional, kegiatan pemantauan harga dan mengingatkan prokes ini harus selalu di laksanakan untuk mengetahui situasi dan kondisi di sekitar pasar serta memantau stabilitas harga sembako yang ada di pasar tradisional yang ada di Desa Gonting Malaha.

Hal itu sampaikan oleh Babinsa Serka Dody Setiawan saat melaksanakan komsos dengan pedagang pasar, agar mereka semua mentaati prokes untuk mencegah penularan covid 19. “Kedisiplinan warga dalam menjalankan perintah pemerintah untuk selalu disiplin protokol kesehatan mencuci tangan, memakaimasker serta menjauhi kerumunan itu modal utama dalam meminimalisir penyebaran covid 19.

Sambil bersenda gurau dengan para penjual, Babinsa Serka Dody Setiawan menanyakan berbagai harga kebutuhan pokok baik itu beras, gula, minyak goreng, telur, daging, susu, jagung, minyak tanah, garam, cabe, bawang, serta kebutuhan lainnya. ”Dengan trus menerus turun ke pasar tradisional, tentunya dapat membuka komunikasi kita dengan pedagang serta pembeli, sehingga mereka bisa mentaati prokes baik di rumah ataupun di pasar.”tegasnya.

( Red )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *