Aliansi Mahasiswa Kota Palu Lakukan Aksi Damai Meminta HGU PT SPN Dicabut

LCN, KOTA PALU – Sejumblah Mahasiswa Kota Palu yang tergabung dalam “Aliansi Untuk Petani Desa Lee” laksanakan aksi damai di pelataran kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) pada Senin, (11/01/2021).

Aksi tersebut adalah buntut panjang dari sengketa Agraria antara Masyarakat Desa Lee dan PT SPN dimana pada upaya Kasasi melalui putusan MA Nomor 174-k/TUN/2020 dimana Desa Lee menang atas hak tanah seluas 1.895 hektare yang mencakup 3 Desa sekitarnya. Desa Lee, Desa Gontara, dan Desa Kasingoli Kecamatan Mori Atas, Kabupaten Morowali Utara (Morut) dimana 1.300 hektare dari lahan tersebut berada di wilayah Desa Lee.

Moh. Charly Tungka selaku Korlap dari aksi tersebut mengatakan “saya dan juga teman – teman saat ini bergerak dengan hati nurani. Kita sudah tahu bersama bahwa sudah ada putusan MA terkait sengketa lahan yang sedang dipermasalahkan, tinggal bagaimana mereka melaksanakan perintah dari putusan MA tersebut. Mengembalikan hak petani Desa Lee dan mencabut HGU dari PT SPN” tegas Chary yang juga sebagai Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Morowali Utara.

Aksi damai tersebut mendapatkan pengawalan ketat dari aparat kepolisian Polres Palu dan disambut baik oleh pihak BPN Provinsi Sulawesi Tengah.

Sementara itu Noval Apek Saputra Konsorsium Kepala Bidang Pembaharuan Agraria Wilayah Sulawesi Tengah mengaku belum mendapatkan salinan dari putusan MA tersebut sehingga tidak memikiki acuan untuk ditindak lanjuti. “kami sampai saat ini belum menerima salinan dari putusan MA tersebut. Iya memang kemarin sudah diputuskan akan tetapi untuk melakukan sesuatu kan ada prosedurnya, ada tahapan – tahapan yang harus kita lalui, oleh karena itu sebentar silahkan menyurat dulu ke BPN Provinsi setelah itu kami akan pelajari lebih mendalam” ucapnya.

“kami akan sesegera mungkin membalas surat dari teman – teman semua, beri kami waktu paling lama 2 hari akan kami balas” terangnya.

(Al/Enos Tempali)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.