Basmi Peredaran Miras dan Narkotik , Tuan Guru dan Ust di Lombok Timur, Berikan Apresiasi Kepada AKBP. Tunggul Senatrio

LCN-LOMBOK TIMUR ( Nusa Tenggara Barat) – Polres Lombok Timur (Lotim) gencarkan peredaran miras, dan sabu di Lombok Timur, Hal itu dibuktikan dengan pemusnahan Barang haram tersebut Lapangan Reskrim Polres Lotim, pada, (2/12/2020).

Disamping itu Kapolres Lombok Timur AKBP. Tunggul Senatrio S.I.K. MH., di dampingi para Tuan Guru di Lombok Timur dalam kegiatan pemusnahan barang haram tersebut.

Dimana Kapolres Lombok Timur juga banyak para pihak yang mendukung dan mensupport untuk membasmih peredaran minuman keras dan Narkotik di Lombok Timur.

Kapolres Lombok Timur, AKBP. Tunggul Sinatrio, SIK, MH, saat konfrensi pers mengatakan pemusnahan tersebut merupakan hasil dari pengungkapan kasus selama bulan yang lalu tahun 2029 ini, Ucap, Tunggul.

Ia menegaakan akan menindak tegas bagi pelaku yang melanggar ketertiban, kenyamanan dan keselamatan masyarakat Lombok Timur.

“Semua masyarakat di Lombok Timur untuk ikut andil dalam memerangi narkotika dan miras yang bisa membahayakan masadepan generasi muda, ” Kata, Tunggul.

“Apapun alasannya dan siapapun dia, tidak ada ampun bagi pelaku yang terlibat dalam peredaran narkotika maupun miras tegasnya,” tegasnya

Ditegaskan Tunggul Sinatrio, pihaknya akan rutin menggelar razia barang haram tersebut agar mempersempit ruang gerak para pelaku.

Dikatakan Tunggul, dari hasil penggerebekan miras tersebut ditemukan ratusan botol minukan keras ienis tuak, brem dan minuman bir dengan berbagai jenis dan ukuran.

Ia membeberkan, bahwa pengungkapan narkotika dan miras tersebut tersebar disejumlah wilayah di Lotim. Diantaranya Kecamatan Sukamulia di Kelurahan Sekarteja dan Mulia Jati, Di Kecamatan Sakra di Desa Moyot, Kecamatan Labuhan Haji di Lingkungan Timba Dewa. Sedangkan barang bukti narkoba yang ditemukan di Desa Pene, Jerowaru ditemukan oleh seorang ibu rumah tangga di halaman rumahnya.

Bagi para pelaku pengedar miras, lanjut nya akan dijerat dengan tindak pidana ringan peredaran miras pasal 2 dan 3 dan Perda Lotim Nomer 8 tahun 2002 tentang larangan memproduksi, mengedarkan, menjual dan meminum minuman keras beralkohol.

Sedangkan barang bukti narkotika ditemukan jenis sabu dengan berat bersih 268.03 gram yang dimusnahkan dihadapan para pihak terkait. Sementara itu, untuk barang bukti lainnya, masih dalam proses sidik dan proses di persidangan.

“Bagi para pelaku pengedar narkotika, kami jerat dengan pasal 114 ayat 2 Undang Undang Narkotika Nomer 35 tahun 2009 dan Pasal 112 ayat 2 Undang Undang Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati,” tegasnya.

Hal senada disampaikan H.Ahmad Mansyur, salah seorang tokoh agama yang ikut hadir pada pemusnahan barang bukti tersebut. Dengan tegas mendukung sepenuhnya jajaran Polres Lotim dalam memberantas peredaran narkotika dan miras.

“Kita mendukung sepenuhnya aparat kepolisian dalam rangka memberantas peredaran barang haram yang bisa merusak moral anak bangsa,” ucapnya.

Hadir pada acara pemusnahan Barang Bukti tersebut, Perwakilan Pengadilan Negeri Selong, Kejaksaan Negeri, pejabat Pemda Lombok Timur beserta tokoh agama dan masyarakat setempat.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.