Polres Lotara Rilis Akhir Tahun, Berhasil Ungkap 75 Persen Kasus

LCN–LOMBOK UTARA – Polres Lombok Utara menggelar rilis akhir tahunan bertempat di Mapolres Lotara, Kamis (31/12). Sejumlah kasus berhasil diungkap, terutama terkait 3 C (Curat Curas dan Curanmor).

Kapolres Lotara, AKBP Ferry Jaya Satriansyah menyampaikan, hasil ungkap merupakan kalkuasi dari hasil ungkap dalam rentang waktu sepanjang 2020.

“Kalau diliat dari prosentase penyelesaian perkara, maka 74 persen perkara di tahun ini sudah selesai,” ujar Ferry, didampingi Kasatreskrim Polres Lotara, AKP Anton Rama Putra dan Paur Humas BRIPKA Wiswakarma

Kalau dilihat dari jenis kejahatan, lanjutnya, yang masih mendominasi yakni kejahatan konvensional seperti curat, curas dan curanmor. Dengan rincian, curat 7, curanmor 6, curas 4, judi 7, penggelapan 6. Kemudian hal yang berkaitan dengan fisik psikis, KDRT 6, PPA 9, perkawinan terlarang 1, pernikan tanpa izin 1, penelentaran perkawinan 1. Kemudian untuk hal yang berkaitan dengan kekayaan Negara, diantaranya kasus perbankan 1, menyimpan satwa langka 1, penimbunan BBM 1.

“Kalau ditotal berjulah 63 kasus. Dari sisi waktu kejadian untuk 3 C, beraksi pada dini hari. Ada yang sudah tahap dua ke kejaksaan. Tersangka ini memang ada yang belum ditahapduakan juga,” kata Ferry.

Lebih jauh, lanjut Ferry, terkait apakah ada kelonjakan peningkatan kejahatan akibat pandemi covid-19, seperti isu yang berkembang di lapangan? Ferry melihat hal tersebut masih tidak ada korelasi. Ia menilai kejahatan memang berkaitan dengan habit kebiasaan.

Sementara itu, terkait kasus korupsi, Polres Lotara baru menyidik satu kasus, yakni Bosda. Dan ini belum selesai.

“Ini kasus korupsi memang berbeda penangannya. Memang membutuhkan waktu yang lama. Karena beberapa lintas sektoral terlibat.” Pungkas perwira dengan dua melati tersebut. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.