Home / Berita TNI / Jambore Pemuda dan Pangan Lokal Resmi Dibuka di Kutai Barat, Dandim 0912/Kubar Dorong Pemuda Jadi Garda Terdepan Ketahanan Pangan

Jambore Pemuda dan Pangan Lokal Resmi Dibuka di Kutai Barat, Dandim 0912/Kubar Dorong Pemuda Jadi Garda Terdepan Ketahanan Pangan

LCN – Kutai Barat, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat secara resmi membuka kegiatan Jambore Pemuda dan Pangan Lokal tahun 2025, Kamis (24/07/2025), pukul 13.30 WITA, bertempat di Lamin Adat RT 003, Kampung Melapeh Lama, Kecamatan Linggang Bigung. Kegiatan ini dihadiri sekitar 150 peserta dan dihadiri sejumlah tokoh penting dari pemerintah pusat, daerah, tokoh masyarakat, hingga unsur TNI-Polri.

Hadir dalam acara tersebut Dirjen Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan Dr. Restu Gunawan, M.Hum; Bupati Kutai Barat Frederik Edwin; Ketua Komisi X DPR RI Dr. Hetifah Sjaifudian, M.PP; Dandim 0912/Kubar Letkol Inf Doni Fransisco, S.Sos., M.Han.; serta Wakil Bupati dan Sekda Kutai Barat, jajaran kepala dinas, para camat, petinggi kampung, kepala adat, dan BPK se-Kecamatan Linggang Bigung.

Kegiatan dibuka secara simbolis melalui pemukulan gong oleh Bupati Kutai Barat. Dalam sambutannya Bupati Kutai Barat menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penguatan kembali terhadap kekayaan pangan lokal yang mulai tergeser oleh konsumsi pangan homogen. Ia menyebut bahwa di Kampung Linggang Melapeh saja terdapat lebih dari 30 jenis padi lokal, 49 jenis sayuran, dan belasan spesies ikan lokal yang harus dijaga dan dikembangkan.

“Bupati berharap jambore ini dapat membangkitkan semangat para pemuda dalam mengembangkan sumber daya alam dan budaya lokal secara berkelanjutan, “jelasnya.

Dirjen Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan, Dr. Restu Gunawan menegaskan bahwa pangan adalah isu strategis yang harus mendapat perhatian generasi muda. Ia mendorong agar kegiatan seperti jambore ini tidak hanya dilaksanakan di Kutai Barat, tetapi juga direplikasi diberbagai daerah di Indonesia sebagai langkah kolaboratif memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Ia juga mengapresiasi sinergi antara pemerintah daerah, kementerian, organisasi masyarakat dan dunia pendidikan dalam menyukseskan kegiatan ini,”ungkapnya.

Sementara itu, Dandim 0912/Kubar Letkol Inf Doni Fransisco menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

“Sebagai aparat teritorial, kami dari Kodim 0912/Kubar melihat bahwa ketahanan pangan adalah bagian dari ketahanan nasional dan dalam hal ini, peran pemuda sangatlah vital, Pemuda adalah garda terdepan dalam membawa perubahan,”tegas Dandim.

Ia juga mengajak para pemuda Kutai Barat untuk tidak hanya menjadi penonton di tengah tantangan global saat ini, namun justru menjadi pelaku utama dalam pelestarian, pengembangan dan pemanfaatan potensi pangan lokal yang ada dikampung-kampung.

“Kegiatan ini menjadi ruang yang sangat strategis untuk belajar, mengembangkan ide, dan memperkuat jaringan pemuda yang peduli akan masa depan daerah. Kami TNI, khususnya Kodim 0912/Kubar siap mendukung inisiatif seperti ini, karena ini menyentuh langsung aspek ketahanan wilayah,”tambahnya.

Letkol Doni juga mengingatkan bahwa generasi muda hari ini harus mampu menjaga warisan leluhur, termasuk nilai-nilai budaya dan pangan lokal, agar tetap hidup ditengah arus modernisasi.

Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi pemuda, petani, pelaku usaha dan pemerintah untuk memperkuat nilai tambah pangan lokal. Diharapkan akan lahir produk-produk lokal unggulan yang tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan daerah, tetapi juga bersaing ditingkat nasional,”tandasnya.

 

(Orik / LCN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *