Home / Berita TNI / Dandim 0707/Wonosobo Bersama Forkopimda Hadiri Haflah Attasyakkur ke-29 Ponpes Al Mubaarok, dengan Pembicara Mantan Wapres KH Ma’ruf Amin

Dandim 0707/Wonosobo Bersama Forkopimda Hadiri Haflah Attasyakkur ke-29 Ponpes Al Mubaarok, dengan Pembicara Mantan Wapres KH Ma’ruf Amin

LCN – Wonosobo – Komandan Kodim (Dandim) 0707/Wonosobo Letkol Inf Yoyok Suyitno, S.Sos., bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Wonosobo menghadiri acara Haflah Attasyakkur Li Ikhtitaamidduruus ke-29 Pondok Pesantren Al Mubaarok Manggisan, Mojotengah, Wonosobo. Acara yang digelar di Auditorium Ponpes Al Mubaarok ini juga dihadiri oleh mantan Wakil Presiden ke-13 Republik Indonesia, Prof. Dr. (H.C.) K.H. Ma’ruf Amin. (28/01/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Dandim Letkol Inf Yoyok Suyitno S.Sos menyampaikan ucapan selamat kepada KH Nur Hidayatulloh selaku Pengasuh Pondok Pesantren Al Mubaarok atas kelancaran pelaksanaan acara dan keberhasilan wisuda para santri. Ia menilai prestasi ini sangat membanggakan karena para santri merupakan calon penerus bangsa yang dibekali karakter mulia.

“TNI dan santri tidak dapat dipisahkan. Santri merupakan cikal bakal TNI, dimulai dari masa perjuangan kemerdekaan di mana para laskar santri berjuang merebut kemerdekaan Indonesia. Setelah kemerdekaan diraih, sebagian santri bergabung menjadi anggota TNI, sementara yang lain kembali mengabdi di pondok pesantren,”ujar Dandim.

Sementara itu, dalam tausiyahnya, Prof. Dr. (H.C.) K.H. Ma’ruf Amin menekankan peran penting pesantren sebagai “pabrik kyai” yang menyiapkan dan mencetak santri menjadi kyai serta ulama. Ia mengajak para santri untuk belajar dengan sungguh-sungguh dan menguasai ilmu yang diajarkan oleh para pengasuh.

“Pesantren merupakan pabrik kyai. Tugas ulama adalah mengislamkan orang dan menjaga umat Islam dari akidah-akidah yang menyimpang. Dizaman sekarang, banyak fitnah dan pemahaman yang menyimpang, termasuk radikal kiri dan radikal kanan. Jika tidak cocok dengan akal, seringkali ditafsirkan seenaknya sendiri,”tutur KH Ma’ruf Amin.

Lebih lanjut, mantan Wapres tersebut menegaskan bahwa tugas bersama adalah meneruskan peran ulama dengan mengajak umat ke jalan Allah SWT serta menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari berbagai ancaman, baik dari dalam maupun luar negeri.

“Santri sekarang harus lebih pintar dari para kyai dan ulama karena tantangan ke depan semakin kompleks. Semoga kita semua menjadi penerus ulama dan kyai yang selalu berada dijalan Allah, selamat dunia akhirat,” harapnya.

Diakhir tausiyah, KH Ma’ruf Amin menyampaikan selamat kepada seluruh wisudawan dan mendoakan agar mereka diberkahi oleh Allah SWT.Acara Haflah Attasyakkur ke-29 ini menjadi momentum penting bagi Ponpes Al Mubaarok untuk merayakan kelulusan santri serta memperkuat sinergi antara elemen masyarakat, termasuk TNI, pemerintah daerah dan tokoh agama, dalam membangun generasi berkarakter dan berintegritas untuk masa depan bangsa,”tandasnya.

 

(Orik / 002)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *