LCN – Mataram, – Komitmen Polda NTB dalam mewujudkan tata kelola organisasi yang profesional, transparan, dan akuntabel kembali ditegaskan melalui pelaksanaan Entry Meeting Audit Kinerja yang dirangkaikan dengan Audit Sasaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan Badan Layanan Umum (BLU) Itwil IV Itwasum Polri Tahap II Tahun Anggaran 2026 aspek pelaksanaan dan pengendalian.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Rupatama Polda NTB, Kamis (18/06/2026), tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda NTB, Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, SE.,MH., dan dihadiri para Pejabat Utama Polda NTB, pimpinan satuan kerja (Satker), Kapolres dan Kapolresta jajaran, serta para perwira dilingkungan Polda NTB.
Selain diikuti secara langsung, kegiatan strategis tersebut juga diikuti oleh seluruh satker dan satuan wilayah jajaran Polda NTB melalui sambungan virtual dari wilayah masing-masing.
Dalam arahannya, Kapolda NTB menegaskan bahwa audit kinerja merupakan bagian penting dari sistem pengawasan dan evaluasi yang dilakukan secara berkala guna memastikan seluruh program kerja berjalan efektif, tepat sasaran, dan sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik.
“Audit kinerja merupakan bagian dari mekanisme pengawasan dan evaluasi yang dilakukan secara berkala. Kegiatan ini menjadi momentum untuk melihat sejauh mana keberhasilan program yang telah dilaksanakan, sekaligus mengidentifikasi kendala yang perlu diperbaiki ke depannya,”ujar Kapolda.
Menurutnya, audit tidak semata-mata berfokus pada aspek administrasi maupun penggunaan anggaran, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam mengukur efektivitas pelaksanaan tugas, kepatuhan terhadap regulasi, serta kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.
Kapolda menekankan bahwa transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi dalam pengelolaan anggaran merupakan fondasi utama dalam membangun institusi Polri yang profesional dan terpercaya.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari evaluasi tata kelola organisasi guna memastikan penggunaan anggaran berjalan efektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu, audit juga menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas pelayanan serta kinerja institusi secara keseluruhan,”jelasnya.
Lebih lanjut, Irjen Pol. Kalingga mengungkapkan bahwa Polda NTB secara konsisten melaksanakan evaluasi internal terhadap seluruh pelaksanaan tugas pokok dan fungsi kepolisian, termasuk pengelolaan keuangan dan program kerja, sebagai bentuk pengawasan serta pembinaan terhadap kinerja personel.
“Kami terus melakukan evaluasi terhadap seluruh pelaksanaan tugas pokok dan fungsi kepolisian, termasuk pengelolaan anggaran. Hal ini penting sebagai bentuk pengawasan pimpinan agar seluruh program yang telah direncanakan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, “tegasnya.
Pelaksanaan audit kinerja yang dilakukan oleh Itwil IV Itwasum Polri ini diharapkan mampu memberikan gambaran menyeluruh mengenai capaian kinerja sekaligus menjadi sarana perbaikan berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas organisasi.
Kapolda NTB, berharap seluruh rekomendasi dan masukan yang dihasilkan dari proses audit dapat menjadi landasan penting untuk memperkuat sistem pengawasan, meningkatkan profesionalisme personel, serta mendorong terwujudnya pelayanan kepolisian yang semakin presisi, modern, dan dipercaya masyarakat.
“Harapan kami, hasil audit ini dapat menjadi dasar untuk memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan profesionalisme personel, serta mendukung terwujudnya pelayanan kepolisian yang semakin presisi dan dipercaya masyarakat,” tutup Kapolda NTB.
(Orik / 002)








