Home / Berita TNI / Antisipasi Krisis Jati Diri, Danramil Janapria Tekankan Siswa SMAN 1 Apa Itu Radikalisme Dan Intoleransi

Antisipasi Krisis Jati Diri, Danramil Janapria Tekankan Siswa SMAN 1 Apa Itu Radikalisme Dan Intoleransi

LCN – Lombok Tengah – NTB, Dalam upaya membentengi generasi muda dari ancaman krisis jati diri, Danramil 1620-05/Janapria, Kapten Inf Wage Rudolf S, menggelar aksi nyata. Mengumpulkan ratusan siswa-siswi SMA 1 Janapria untuk diberikan pembekalan materi Wawasan Kebangsaan (Wasbang) dialam terbuka, Kamis (16/07/2026).

Berbeda dari metode belajar formal didalam kelas yang cenderung monoton, kegiatan kali ini memanfaatkan suasana alam bebas untuk menciptakan interaksi yang lebih hidup. Pendekatan outbound dan dialog terbuka sengaja dipilih agar nilai-nilai nasionalisme, kedisiplinan, dan cinta tanah air dapat diserap dengan lebih menyenangkan sekaligus mendalam oleh para siswa.

Kapten Inf Wage Rudolf S menjelaskan diera digital yang dinamis ini, para pelajar sangat rentan terpapar arus informasi asing yang berpotensi mengikis moral dan identitas mereka sebagai anak bangsa. Oleh karena itu, penguatan karakter sejak dini mutlak diperlukan.

“Generasi muda adalah aset terpenting bangsa. Melalui pembekalan dialam terbuka ini, kita ingin menumbuhkan kembali semangat gotong royong, memperkokoh jati diri, serta menanamkan rasa bangga menjadi bagian dari NKRI,” ujar Kapten Inf Wage Rudolf S disela-sela kegiatan.

Selain memberikan pembekalan wasbang Kapten wage juga menekankan dan memberikan pemahaman terkait apa itu radikalisme dan intoleransi serta berbagai program unggulan TNI Angkatan darat secara proporsional dan mudah dipahami oleh para siswa siswi SMA 1 Janapria.

“Kami juga memberikan pengertian dan pemahaman kepada para siswa terkait radikalisme dan intoleransi maupun kegiatan program unggulan yang dilakukan Angkatan Darat saat ini diseluruh indonesia,”terang Kapten Wage.

Pihak sekolah SMA 1 Janapria menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Koramil Janapria. Kepala sekolah mengungkapkan bahwa kolaborasi bersama TNI ini sangat efektif dalam membentuk kedisiplinan dan mentalitas positif siswa diluar jam pelajaran akademis.

Melalui kegiatan Wasbang interaktif ini, diharapkan ratusan pelajar SMAN1 Janapria tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki benteng moral yang kokoh untuk menghadapi tantangan masa depan demi kejayaan bangsa Indonesia,”pungkasnya.

 

(Orik / 002)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *