LCN – Lombok Tengah – NTB, Komandan Kodim 1620/Lombok Tengah, Letkol Arh Mohamad Arifin, memberikan pembekalan khusus melalui jam komandan kepada seluruh prajuritnya, untuk terus mengedepankan tugas dan tanggung jawab profesional, terutama dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat diwilayah teritorial Lombok Tengah, Jum’at (17/07/2026).
Menurut Dandim, keberadaan prajurit TNI Angkatan Darat harus senantiasa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Oleh karena itu, seluruh personel, khususnya para Babinsa yang bersentuhan langsung dilapangan, diminta untuk peka terhadap situasi sosial dan proaktif memberikan solusi bagi warga.
“Tugas kita bukan sekadar menjaga keamanan, tetapi juga menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat. Seluruh prajurit harus siap sedia mengulurkan tangan kapan pun dibutuhkan,”ujar Letkol Arh Mohamad Arifin.
Selain fokus pada pengabdian masyarakat, Letkol Arifin juga menginstruksikan jajarannya untuk mengawal dan menyukseskan berbagai program strategis. Program-program tersebut meliputi agenda internal TNI AD, kebijakan pemerintah pusat, hingga program pembangunan yang dicanangkan oleh pemerintah daerah. Sinkronisasi langkah ini dinilai krusial agar target-target pembangunan nasional maupun regional dapat tercapai dengan optimal.
“Saya mengingatkan kepada seluruh anggota bahwa keberhasilan tugas dilapangan tidak dapat dicapai secara instan maupun sendirian melaikan pentingnya menjaga dan meningkatkan sinergitas dengan instansi terkait, mulai dari Kepolisian, Pemerintah Kabupaten, hingga unsur-unsur masyarakat lainnya,”tegasnya.
Disisi lain, Letkol Arh Mohamad Arifin berpesan agar seluruh prajurit tetap menjaga soliditas, memelihara komunikasi yang harmonis antarinstansi, serta menghindari segala bentuk pelanggaran sekecil apapun baik diwilayah maupun saat bersentuhan dengan masyarakat.
Dengan sinergitas yang kokoh dan dedikasi yang tinggi, Kodim 1620/Loteng optimistis mampu menciptakan kondusivitas wilayah yang aman, tertib, dan sejahtera bagi seluruh masyarakat Lombok Tengah,”tandasnya.
(Orik / 002)







