Home / Berita TNI / TNI AD Manunggal Air Dukung Ketahanan Pangan, Irpom Listrik Dibangun di Desa Kebandungan

TNI AD Manunggal Air Dukung Ketahanan Pangan, Irpom Listrik Dibangun di Desa Kebandungan

LCN – BREBES – Upaya mendukung peningkatan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan terus dilakukan jajaran TNI AD melalui program TNI AD Manunggal Air untuk Pertanian. Salah satunya melalui pembangunan Irigasi Pompa Listrik (Irpom) di Desa Kebandungan, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes.

Pembangunan Irpom tersebut dilaksanakan pada Rabu, 12 Agustus 2026, dengan melibatkan personel TNI dari jajaran kewilayahan bersama masyarakat setempat. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian TNI AD terhadap kebutuhan petani, khususnya dalam penyediaan sumber air untuk menunjang kegiatan pertanian.

Dalam pelaksanaannya, sebanyak dua personel Babinsa turut terlibat langsung, yakni Serka Teguh Sulaksono dan Serda Ferly. Selain personel TNI, kegiatan pembangunan juga didukung oleh enam orang warga yang bekerja secara bersama-sama.

Kehadiran Babinsa ditengah masyarakat tidak hanya sebatas melakukan pemantauan, tetapi juga ikut terjun langsung dalam proses pembangunan. Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat tersebut diharapkan dapat mempercepat penyelesaian pembangunan Irpom sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh para petani.

Pembangunan Irpom Listrik ini memiliki cakupan manfaat yang cukup luas. Sarana irigasi tersebut nantinya akan mendukung pengairan lahan pertanian seluas kurang lebih 21 hektare. Adapun penerima manfaat dari pembangunan tersebut sebanyak 87 petani yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Merbabu.

Ketersediaan air merupakan salah satu faktor penting dalam keberhasilan sektor pertanian. Dengan adanya dukungan irigasi pompa listrik, para petani diharapkan memiliki akses pengairan yang lebih baik sehingga dapat menjaga keberlangsungan kegiatan bercocok tanam, terutama ketika pasokan air dari sumber irigasi alami mengalami keterbatasan.

Program TNI AD Manunggal Air untuk Pertanian juga menjadi bagian dari komitmen TNI AD dalam membantu pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian. Pembangunan sarana pengairan dilakukan dengan mengedepankan kerja sama dan pemberdayaan masyarakat diwilayah pedesaan.

Melalui pembangunan Irpom tersebut, diharapkan produktivitas lahan pertanian di Desa Kebandungan dapat semakin meningkat. Selain membantu memenuhi kebutuhan pengairan tanaman, keberadaan sarana tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan hasil pertanian dan kesejahteraan para petani.

Keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan juga mencerminkan kuatnya budaya gotong royong diwilayah pedesaan. Sinergi antara Babinsa dan warga menjadi modal penting dalam mewujudkan berbagai program pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Bagi TNI, kehadiran Babinsa ditengah masyarakat merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial. Melalui pendampingan dan keterlibatan langsung dalam berbagai kegiatan pembangunan, Babinsa diharapkan dapat terus menjadi penghubung antara TNI dan masyarakat sekaligus membantu mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi warga di wilayah binaannya.

Dengan dibangunnya Irigasi Pompa Listrik di Desa Kebandungan, program TNI AD Manunggal Air untuk Pertanian diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi para petani. Lahan seluas 21 hektare yang menjadi sasaran pengairan diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal dan mendukung peningkatan produksi pertanian.

Pembangunan tersebut sekaligus menegaskan bahwa semangat pengabdian TNI tidak hanya diwujudkan dalam aspek pertahanan, tetapi juga melalui kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Bersama rakyat, TNI terus mendorong pembangunan wilayah dan mendukung terwujudnya ketahanan pangan dari tingkat Desa.

Dengan sinergi antara TNI, masyarakat dankelompok tani, pembangunan Irpom Listrik di Desa Kebandungan diharapkan menjadi salah satu langkah konkret dalam mewujudkan pertanian yang lebih produktif, berkelanjutan dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,”tandasnya.

 

(Orik / 002)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *