LCN – Brebes, – Semangat gotong royong terus menjadi kekuatan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan Jembatan Beton Garuda di Desa Kedungoleng, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes. Dengan mengusung semangat “Gotong Royong Membangun Mimpi”, proses pembangunan terus dilaksanakan secara bertahap melalui kerja sama antara TNI dan masyarakat, Sabtu 15/08/2026.
Ditengah aktivitas pembangunan, Babinsa Desa Kedungoleng, Sertu Maryono, hadir langsung dilokasi untuk mendampingi sekaligus membantu warga. Kehadiran Babinsa menjadi bentuk nyata pengabdian TNI AD kepada masyarakat serta bagian dari tugas pembinaan teritorial dalam mendukung pembangunan diwilayah binaan.
Sejak pagi, warga bersama Sertu Maryono bahu-membahu melaksanakan berbagai pekerjaan pembangunan. Dengan mengandalkan tenaga dan semangat kebersamaan, setiap tahapan pekerjaan dikerjakan secara gotong royong. Tidak hanya tenaga yang disumbangkan, tetapi juga waktu, pikiran, dan kepedulian demi mewujudkan jembatan yang menjadi harapan masyarakat.
Bagi masyarakat Desa Kedungoleng, pembangunan jembatan tersebut bukan sekadar proyek pembangunan fisik. Jembatan Beton Garuda merupakan bagian dari harapan untuk mendapatkan akses yang lebih baik sehingga aktivitas sehari-hari dapat berjalan lebih mudah dan lancar.
Sertu Maryono mengatakan bahwa semangat gotong royong merupakan kekuatan yang mampu mengubah harapan menjadi kenyataan. Menurutnya, pembangunan akan lebih mudah dilakukan apabila masyarakat memiliki rasa kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan serta fasilitas yang menjadi kepentingan bersama.
“Gotong royong bukan hanya bekerja bersama, tetapi juga menyatukan semangat dan tujuan. Apa yang kita kerjakan hari ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan harapan masyarakat agar nantinya jembatan ini dapat memberikan manfaat bagi semua,”ujar Sertu Maryono.
Pembangunan Jembatan Beton Garuda diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap mobilitas masyarakat. Setelah selesai, jembatan tersebut akan membantu memperlancar akses warga dalam menjalankan berbagai aktivitas, termasuk mengangkut hasil pertanian dan mendukung kegiatan ekonomi masyarakat.
Kemudahan akses juga diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memperoleh pelayanan pendidikan dan kesehatan. Dengan konektivitas yang semakin baik, waktu dan tenaga yang selama ini dibutuhkan untuk melakukan perjalanan dapat lebih efisien.
Antusiasme warga dalam bergotong royong menjadi gambaran bahwa pembangunan tersebut benar-benar memiliki arti bagi masyarakat. Warga secara sukarela terlibat dalam pekerjaan dengan penuh semangat karena menyadari bahwa hasil pembangunan nantinya akan digunakan dan dirasakan bersama.
Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat hubungan antara Babinsa dan masyarakat di wilayah binaannya. Interaksi langsung dalam kegiatan pembangunan membuat komunikasi semakin erat dan menumbuhkan rasa saling percaya antara TNI dan rakyat.
Sebagai aparat kewilayahan, Babinsa memiliki peran penting dalam mendampingi berbagai kegiatan masyarakat. Kehadiran Sertu Maryono di lokasi pembangunan merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan warga sekaligus upaya mendorong masyarakat agar terus mempertahankan budaya gotong royong.
Kodim 0713/Brebes terus mendukung kegiatan pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui para Babinsa, TNI hadir bersama rakyat dalam berbagai kegiatan sosial dan pembangunan sebagai bagian dari upaya memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Semangat “Gotong Royong Membangun Mimpi” menjadi gambaran bahwa sebuah harapan besar dapat diwujudkan melalui langkah-langkah kecil yang dilakukan secara bersama-sama. Setiap tenaga yang diberikan warga, setiap pekerjaan yang diselesaikan dan setiap dukungan yang diberikan Babinsa menjadi bagian dari perjalanan mewujudkan pembangunan Jembatan Beton Garuda.
Dengan kebersamaan dan kerja keras, pembangunan jembatan di Desa Kedungoleng diharapkan dapat selesai sesuai target dan segera dimanfaatkan oleh masyarakat. Nantinya, jembatan tersebut bukan hanya menjadi sarana penghubung secara fisik, tetapi juga menjadi simbol persatuan, kepedulian, dan semangat gotong royong masyarakat bersama TNI dalam membangun negeri dari Desa.
(Orik / 002)







