LCN – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dikawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) hingga Minggu siang dinyatakan dalam kondisi terkendali. Meski secara umum kobaran api telah berhasil dipadamkan, tim gabungan masih disiagakan untuk melakukan pemantauan, patroli, serta pendinginan guna memastikan tidak ada bara api yang kembali menyala.
Satgas Karhutla masih menemukan satu titik panas yang disertai kepulan asap diwilayah Pusung Duwur, Kabupaten Pasuruan. Lokasi tersebut berada diarea tebing dengan kemiringan cukup curam dan sulit dijangkau, sehingga penanganan dilakukan secara khusus dengan mengedepankan keselamatan personel. Patroli darat dan pemantauan udara terus dilaksanakan untuk memastikan kondisi kawasan benar-benar aman.
Dandim 0819/Pasuruan Letkol Inf Boga Bramiko, M.Han., menegaskan meskipun api utama telah padam, kewaspadaan tetap menjadi prioritas. “Kami tidak ingin lengah. Tim gabungan tetap berada dilapangan untuk memantau setiap titik yang berpotensi menyimpan bara, sekaligus melakukan pendinginan agar tidak terjadi api susulan. Keselamatan personel dan upaya memastikan kawasan benar-benar aman menjadi perhatian utama,”tegasnya.
Berdasarkan hasil pemantauan, luas kawasan TNBTS yang terdampak kebakaran mencapai sekitar 1.120,3 hektare, meliputi wilayah perbukitan, tebing hingga savana dengan beragam jenis vegetasi.
Dandim menambahkan, sinergi seluruh unsur dilapangan akan terus diperkuat sampai situasi dinyatakan benar-benar aman. “Kami bersama seluruh unsur terkait akan terus melaksanakan patroli dan pemantauan, baik dari darat maupun udara. Harapannya, satu titik asap yang masih terlihat dapat segera ditangani sehingga seluruh kawasan terbebas dari potensi kebakaran kembali,”pungkasnya.
(Orik / 002)







