Home / Berita POLRI / Dihadiri Lintas Agama, Pujawali Pura Tri Brata Sakti Jadi Bukti Polresta Mataram Simbol Toleransi

Dihadiri Lintas Agama, Pujawali Pura Tri Brata Sakti Jadi Bukti Polresta Mataram Simbol Toleransi

LCN – Mataram, — Pemandangan menyejukkan menyelimuti Mako Polsek Sandubaya, Kamis (27/08/2026). Perayaan Pujawali Pura Tri Brata Sakti Purnamaning Sasih Ketiga tidak hanya menjadi momentum ibadah suci bagi umat Hindu, tetapi juga panggung nyata kokohnya toleransi beragama ditubuh Polresta Mataram Polda NTB.

Kehadiran langsung Kapolresta Mataram Polda NTB, Kombes Pol. Hendro Purwoko, S.I.K., M.H., bersama jajaran Pejabat Utama lintas iman menjadi bukti kuat bahwa perbedaan keyakinan adalah perekat keharmonisan, bukan penghalang kebersamaan.

Dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan, Ketua Ikatan Keluarga Besar Hindu Dharma (IKBH) Polresta Mataram, Iptu Sang Putu Gede, mengungkapkan rasa harunya atas kehadiran jimpinan kepolisian tersebut. Ia menyebutkan bahwa IKBH kini menaungi sekitar 399 anggota yang terus berkomitmen menjaga soliditas.

“Tentu kehadiran bapak-bapak pada kegiatan ini menambah energi positif yang luar biasa bagi seluruh anggota IKBH Polresta Mataram, “ujar IPTU Sang Putu Gede.

Sementara itu, Kombes Pol. Hendro Purwoko dalam sambutannya menegaskan Pujawali sebagai bentuk ungkapan syukur dan bakti mendalam kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Namun lebih dari sekadar ritual keagamaan internal, perayaan ini harus memancarkan pesan perdamaian keluar.

Kapolresta menginstruksikan seluruh jajarannya agar mampu menjadikan Polresta Mataram sebagai cermin toleransi bagi masyarakat luas.

“Sebagai personel Polri, Polresta Mataram Polda NTB, harus bisa menjadi simbol toleransi beragama. Kerja sama dan hubungan baik antarumat beragama harus tetap dipelihara, sehingga menjadi contoh positif bagi masyarakat,”tegas Kombes Pol. Hendro Purwoko.

Ia juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada IKBH Polresta Mataram yang konsisten aktif dalam berbagai agenda sosial dan keagamaan. Kontribusi tersebut dinilai tidak hanya memperkuat ikatan spiritual internal, tetapi juga berdampak langsung pada kualitas pelayanan kepolisian yang lebih humanis kepada masyarakat.

Peringatan Pujawali di Mako Polsek Sandubaya ini pun menutup catatan penting: di bawah pimpinan Polresta Mataram, keberagaman bukan sekadar wacana, melainkan kekuatan nyata dalam mengabdi kepada bangsa dan negara,”tandasnya.

 

(Orik / 002)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *