Home / Berita TNI / Babinsa Koramil 1606-07/Gunungsari Dampingi KWT Sesela Tanam Jagung

Babinsa Koramil 1606-07/Gunungsari Dampingi KWT Sesela Tanam Jagung

LCN – Lombok Barat, – NTB, Ditengah hamparan lahan pertanian seluas sekitar ±500 meter persegi di Dusun Muhajirin, Desa Sesela, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, aktivitas sederhana membawa pesan penting bagi ketahanan pangan. Sejumlah perempuan yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Sesela turun langsung menanam jagung, Sabtu (29/08/2026).

Bukan sekadar menanam benih. Bagi anggota KWT Desa Sesela, setiap lubang tanah yang diisi benih menjadi bagian dari upaya memanfaatkan lahan sekaligus menjaga produktivitas pertanian dilingkungan mereka.

Kegiatan tersebut mendapat pendampingan dari sejumlah Bintara Pembina Desa (Babinsa) jajaran Komando Rayon Militer (Koramil) 1606-07/Gunungsari, Salah satunya Babinsa Sesela Sertu Sopian Hadi.

Penanaman jagung berlangsung dilahan milik Ketua KWT Desa Sesela, Sartini. Bersama anggota kelompoknya, Sartini ikut turun langsung mengolah dan menanam jagung dilahan yang telah disiapkan.

Kehadiran Babinsa menjadi bentuk pendampingan TNI ditengah masyarakat. Tidak hanya hadir untuk memantau, personel Koramil juga ikut mendukung kegiatan pertanian yang dilakukan warga.

“Bagi masyarakat desa, lahan pertanian memiliki arti lebih dari sekadar tempat bercocok tanam. Dari lahan itulah kebutuhan pangan dapat dipenuhi dan aktivitas ekonomi keluarga dapat terus bergerak,”terang Sertu Sopian Hadi, Babinsa Sesela.

Sartini, Ketua KWT Desa Sesela, menuturkan, “Keterlibatan KWT dalam penanaman jagung juga menunjukkan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan ditingkat Desa,”tuturnya.

Melalui kegiatan seperti ini, lahan yang tersedia dapat dimanfaatkan secara produktif. “Selain itu, kebersamaan antara KWT dan Babinsa diharapkan dapat memperkuat semangat warga untuk terus mengembangkan sektor pertanian,”tambahnya.

Pendampingan tersebut sekaligus mencerminkan kedekatan Babinsa dengan masyarakat. Kehadiran aparat kewilayahan tidak hanya saat terjadi persoalan, tetapi juga dalam kegiatan yang menyentuh kebutuhan sehari-hari warga.

Jagung yang ditanam hari ini memang masih berupa benih. Namun, dari benih kecil tersebut tersimpan harapan agar lahan ±500 meter persegi itu dapat memberikan hasil bagi kelompok dan masyarakat.

Ketua KWT Desa Sesela, Sartini, bersama anggota KWT mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat. Suasana kebersamaan terlihat saat proses penanaman berlangsung dilahan pertanian tersebut.

Bagi Babinsa Desa Sesela, “pendampingan pertanian menjadi salah satu cara sederhana untuk terus hadir ditengah masyarakat,”tegas Sertu Sopian Hadi.

Sementara bagi KWT, “setiap benih yang ditanam menjadi langkah kecil untuk menjaga produktivitas lahan dan menumbuhkan harapan dari tanah sendiri.,”pungkas Sartini.

 

(Orik / 002)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *