LCN – Lombok Barat, — Harum dupa dan keheningan doa menyelimuti Pura Padma Kencana Gangga Pertiwi, Dusun Tragtag, Desa Batu Kumbung, Kamis (27/08/2026) sore. Sekitar 200 umat Hindu khusyuk mengikuti ritual Pujawali yang dipimpin oleh Pedanda Gede Wayan Manuaba dan Pedanda Istri Alit Ari Sudanti. Namun, peribadatan berkala ini terasa berbeda dengan hadirnya kolaborasi sinergis antara kepolisian dan pemerintah desa ditengah-tengah warga.
Disela keindahan gerak Tari Condong yang menyemarakkan tradisi, Kapolsek Lingsar Polresta Mataram Polda NTB, AKP Wiwin Widarti memanfaatkan momen silaturahmi tersebut untuk menyampaikan imbauan krusial terkait keamanan dan kesiapsiagaan bencana.
Menyoroti maraknya kasus kebakaran hingga kerawanan pencurian motor (curanmor) dan perkelahian remaja diwilayah Lingsar, AKP Wiwin meminta masyarakat tidak lengah dalam menjaga lingkungan serta mengamankan instalasi listrik dan kompor di rumah masing-masing.
“Setelah menggunakan kompor atau peralatan listrik, mari pastikan semuanya sudah aman. Kita perlu bersama-sama mengantisipasi kebakaran yang belakangan sering terjadi, baik diwilayah kita maupun daerah lain,”tegas AKP Wiwin dihadapan para tokoh dan tetua umat.
Dukungan nyata juga datang dari Kepala Desa Batu Kumbung, H. Wirya Adi Saputra. Selain menyerahkan bantuan dana Rp1 juta untuk operasional pura, Wirya turut menyerukan pentingnya kepedulian kolektif untuk meminimalkan risiko kebakaran dipemukiman warga.
Sinergi antara ritual keagamaan, nilai kepedulian sosial dan edukasi keselamatan ini menjadikan Pujawali di Batu Kumbung bukan sekadar perayaan spiritual, melainkan pilar penguat ketentraman dan ketangguhan warga Lingsar,”tandasnya.
(Orik / 002)







