LCN – Kutai Barat – Tim Penyuluh Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Mabes TNI bersama Pasis Sesko TNI melaksanakan audiensi dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kutai Barat, Selasa (01/09/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Diklat Lantai III, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, Kecamatan Barong Tongkok, bertujuan memperkuat koordinasi dan sinergi dalam upaya pencegahan serta penanganan Karhutla diwilayah Kutai Barat.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Kutai Barat Frederick Edwin, Wakil Bupati Kutai Barat H. Nanang Adriani, S.PKP., M.Si., Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Barat Erik Fiktory, S.Sos., M.Si., Kolonel Tek Jones Hutajulu selaku Mentor dan Ketua Tim Penyuluh, Kolonel Fajar Gunawan selaku Mentor, Kolonel Laut (P) Retno Wahyudi, S.E., M.Tr.Opsla., Kolonel M. Suarna Hasal, M.Han., Kolonel Inf I Putu Tangkas, S.I.P., Kolonel Mar Mario Steven, M.Tr.Opsla., Dandim 0912/Kbr Letkol Inf Doni Fransisco, S.Sos., M.Han., Kapolres Kutai Barat AKBP Haris Kurniawan, S.I.K., M.I.K., Mayor Inf Amran Jaya dan Mayor Kav Andri Budi Negoro selaku Penyuluh, Mayor Inf Fajar Fitrianto, Pasi Ops Kodim 0912/Kbr Lettu Arm Oktario Sirait, Iptu Hadi dari Polres Kutai Barat, serta para Kepala OPD Kabupaten Kutai Barat.
Dalam sambutannya, Dandim 0912/Kbr Letkol Inf Doni Fransisco menyampaikan bahwa kehadiran Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI dan Pasis Sesko TNI di Kutai Barat bertujuan untuk melihat kondisi nyata dilapangan sekaligus memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan secara sembarangan.
“Kami berharap kehadiran tim ini membawa dampak positif bagi Kutai Barat dan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mencegah Karhutla,”ujar Dandim.
Sementara itu, Kolonel Tek Jones Hutajulu menyampaikan bahwa Tim Penyuluh bergerak berdasarkan instruksi Presiden RI melalui Panglima TNI dalam mendukung penanganan Karhutla diwilayah Kalimantan. Tim selanjutnya akan turun langsung ke wilayah-wilayah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya pembakaran lahan serta pentingnya pencegahan sejak dini.
Bupati Kutai Barat Frederick Edwin menyambut baik kehadiran Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI dan Pasis Sesko TNI. Ia menyampaikan apresiasi atas sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD dan seluruh pihak dalam menghadapi Karhutla yang berdampak terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Senada dengan itu, Kapolres Kutai Barat AKBP Haris Kurniawan menegaskan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan kolaborasi seluruh pihak. Selain upaya pemadaman, langkah utama yang harus dilakukan adalah mencegah munculnya niat masyarakat untuk melakukan pembakaran lahan melalui sosialisasi dan edukasi.
Melalui audiensi ini, seluruh unsur berkomitmen memperkuat sinergi dalam pencegahan dan penanganan Karhutla. Kehadiran Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI bersama Pasis Sesko TNI diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang bahaya Karhutla dan pentingnya menjaga lingkungan,”tandasnya.
(Orik / 002)







