LCN – Mataram, – NTB, Mengelola pendapatan keluarga bukan sekadar soal berapa banyak uang yang diterima, tetapi bagaimana setiap rupiah digunakan secara tepat untuk memenuhi kebutuhan hari ini sekaligus mempersiapkan masa depan. Pemahaman tersebut menjadi perhatian Komando Distrik Mikiter (Kodim) 1606/Mataram melalui sosialisasi Non Program ASABRI dan pelatihan pengelolaan keuangan serta dana investasi di Makodim 1606/Mataram, Senin (07/09/2026).
Kegiatan yang diikuti prajurit dan anggota Persit Kartika Chandra Kirana tersebut menghadirkan Pimpinan BRI Cabang Mataram, Zainul, sebagai pemateri. Peserta mendapatkan penjelasan mengenai berbagai layanan dan manfaat Non Program ASABRI. Selain itu, mereka juga dibekali pengetahuan dasar untuk mengatur keuangan keluarga secara lebih terencana.
Materi pengelolaan keuangan diberikan dengan pendekatan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Peserta diajak memahami pentingnya membuat perencanaan keuangan, mengatur pengeluaran, membangun kebiasaan menabung, serta mengenali pilihan investasi yang sesuai dengan kemampuan dan tujuan masing-masing.
Bagi keluarga prajurit, kemampuan mengelola keuangan menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan keluarga yang sehat dan terencana. Karena itu, literasi keuangan tidak hanya dipandang sebagai pengetahuan tentang uang, tetapi juga sebagai bekal untuk mengambil keputusan secara bijak.
Kodim 1606/Mataram yang diwakili Perwira Penghubung (Pabung) Lombok Barat Mayor Inf Dahlan S. Sos., menyambut positif pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, sosialisasi dan pelatihan ini memberikan manfaat langsung bagi prajurit maupun keluarga.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi anggota maupun ibu-ibu Persit. Dengan adanya pemahaman tentang ASABRI dan pengelolaan keuangan, diharapkan keluarga besar Kodim 1606/Mataram semakin mampu merencanakan dan mengelola keuangan secara baik, cermat dan bertanggung jawab,”ujarnya.
Sementara itu, Pimpinan BRI Cabang Mataram Zainul menekankan bahwa pengelolaan keuangan perlu dilakukan dengan perencanaan yang matang. Menurutnya, keluarga perlu memahami perbedaan antara kebutuhan dan keinginan agar pendapatan dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.
“Kami berharap melalui sosialisasi dan pelatihan ini, para prajurit dan ibu-ibu Persit dapat semakin memahami cara mengelola keuangan dengan baik, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta mengenal investasi secara bijak sesuai dengan kemampuan dan tujuan keuangan masing-masing,”ungkapnya.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga aktif mengikuti sesi tanya jawab dan berkonsultasi mengenai pengelolaan keuangan serta investasi.
Interaksi tersebut membuat materi lebih mudah dipahami karena peserta dapat mengaitkannya dengan kondisi keuangan keluarga masing-masing. Dengan demikian, pengetahuan yang diperoleh diharapkan tidak berhenti diruang sosialisasi, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, Kodim 1606/Mataram terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya prajurit dan keluarganya.
Literasi keuangan yang baik diharapkan dapat membantu keluarga besar Kodim mengatur pendapatan secara sehat, menghindari pengeluaran yang tidak perlu, membangun kebiasaan menabung, serta mempertimbangkan investasi secara bijak.
Pada akhirnya, keluarga yang mampu mengelola keuangan dengan cermat bukan hanya memiliki perencanaan ekonomi yang lebih baik, tetapi juga memiliki bekal untuk menghadapi kebutuhan dan tantangan dimasa depan,”tandasnya.
(Orik / 002)







