LCN – Mataram, – Tidak ingin sekadar duduk di balik meja kepemimpinan, Kapolresta Mataram Polda NTB, Kombes Pol. Hendro Purwoko, S.I.K., M.H., “turun gunung” menyapa warga di Aula Kantor Lurah Pagutan, Kecamatan Mataram, Rabu (21/10/2026). Langkah responsif ini menjadi bukti nyata komitmen kepolisian dalam membabat habis ancaman keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) langsung dari akarnya.
Dalam tatap muka yang penuh keakraban namun sarat pesan tegas tersebut, Kapolresta menegaskan perang terbuka terhadap bahaya laten penyalahgunaan narkoba serta tindak pidana 3C—Pencurian dengan Pemberatan (Curat), Pencurian dengan Kekerasan (Curas), dan Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor)—yang kerap meresahkan warga.
Suasana Aula Kantor Lurah Pagutan mendadak hangat ketika Kapolresta membuka ruang dialog tanpa sekat bersama Lurah Pagutan Rahmiyati, para kepala lingkungan, dan tokoh masyarakat lokal. Momentum ini dimanfaatkan warga untuk menyampaikan aspirasi dan keresahan situasi keamanan lingkungan secara gamblang.
Lurah Pagutan, Rahmiyati, mengapresiasi tinggi gebrakan pimpinan Polresta Mataram tersebut. Menurutnya, langkah ini menjadi angin segar bagi keterbukaan komunikasi antara aparat hukum dan masyarakat bawah.
“Selamat datang Pak Kapolresta Mataram. Atas nama warga Kelurahan Pagutan, kami menyampaikan terima kasih yang mendalam. Momen ini menjadi jembatan emas penghubung langsung antara warga dengan kepolisian,”tegas Rahmiyati.
Dalam arahannya, Kombes Pol. Hendro Purwoko menggarisbawahi kunci utama ruang gerak pelaku kejahatan menyempit adalah partisipasi aktif masyarakat. Polisi, tegasnya, tidak bisa bekerja sendiri tanpa deteksi dini dari lingkungan sekitar.
“Urusan keamanan, yakni tugas kita bersama. Kita cegah bersama, dan kita ambil tindakan bersama untuk menyelesaikan setiap potensi masalah sebelum menjadi gangguan nyata di tengah masyarakat,”ujar Kombes Pol. Hendro dengan lugas.
Kapolresta mendorong para kepala lingkungan dan tokoh masyarakat untuk menjadi benteng terdepan dalam mengingatkan warga, khususnya para pemuda, agar terhindar dari cengkeraman narkoba dan kejahatan jalanan.
Pertemuan intensif ini sekaligus menjadi cerminan konkret dari akselerasi Program Quick Wins 100 Hari Kapolri. Polresta Mataram menegaskan komitmennya kehadiran polisi bukan sekadar saat penindakan hukum, ketika kejahatan telah terjadi, melainkan hadir secara konsisten melayani, mendengarkan dan mencari solusi atas dinamika sosial warga.
“Kumpul bersama ini sebagai cerminan utuh dari moto Polri saat ini: ‘Polisi Bersama Masyarakat’, pungkas Kapolresta.
Lewat sinergi yang kian solid antara Polresta Mataram dan warga Kelurahan Pagutan, iklim keamanan di Kota Mataram dipastikan semakin kondusif, aman dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat,”tandasnya.
(Orik / 002)






