LCN – Lombok Tengah – NTB, Dalam rangka mendukung kelancaran pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), Babinsa jajaran Kodim 1620/Lombok Tengah melaksanakan pengawalan pendistribusian logistik Pilkades ke sejumlah desa yang telah terdaftar sebagai peserta pemilihan kepala Desa di wilayah Kabupaten Lombok Tengah, Kamis (22/10/2026).
Pengawalan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan TNI AD melalui aparat kewilayahan dalam membantu menjaga keamanan dan ketertiban selama tahapan persiapan Pilkades berlangsung. Kehadiran Babinsa diharapkan dapat memastikan proses pendistribusian logistik berjalan aman, tertib dan tepat sasaran hingga sampai ke Desa tujuan.
Dandim 1620/Loteng Letkol Arh Mohamad Arifin mengatakan, dalam pelaksanaannya, Babinsa bersama aparat terkait melakukan pemantauan terhadap proses pengiriman logistik serta berkoordinasi dengan pihak terkait guna mengantisipasi berbagai potensi kendala selama perjalanan.
“Langkah ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk menciptakan situasi wilayah yang kondusif menjelang pelaksanaan pesta demokrasi di tingkat Desa,”ujar Dandim.
Selain melakukan pengawalan, Babinsa juga terus menjalin komunikasi dengan pemerintah Desa, panitia Pilkades, serta unsur pengamanan lainnya agar seluruh tahapan dapat berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku tanpa ada kendala di lapangan.
Peran aktif Babinsa di wilayah binaan merupakan wujud komitmen Kodim 1620/Lombok Tengah dalam mendukung stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, panitia penyelenggara, dan masyarakat dinilai penting untuk memastikan proses pemilihan kepala desa berlangsung dengan lancar.
“Melalui pengawalan ini diharapkan seluruh logistik Pilkades dapat tiba di lokasi tujuan dalam kondisi aman dan siap digunakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh panitia penyelenggara,”terangnya.
Kodim 1620/Lombok Tengah juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, serta persatuan selama tahapan Pilkades berlangsung. Perbedaan pilihan hendaknya disikapi secara dewasa, sehingga pelaksanaan demokrasi ditingkat Desa dapat berjalan damai, tertib, dan tetap mengedepankan semangat persaudaraan,”ujarnya.
(Orik / 002)







