LCN – Lombok Timur – NTB, Dalam rangka mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan, Babinsa Koramil 1615-11/Aikmel, Desa Tembeng Putik, Serda Muhammad Darmawan, melaksanakan kegiatan gotong royong bersama perangkat desa, masyarakat, dan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN), Jumat (23/10/2026).
Kegiatan gotong royong tersebut berlangsung di sepanjang jalan utama menuju Kantor Desa Tembeng Putik, Kecamatan Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur, dengan melibatkan unsur TNI-Polri, pemerintah desa, masyarakat setempat, serta mahasiswa KKN.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Wanasaba, Kepala Desa Tembeng Putik, Babinsa Tembeng Putik, Bhabinkamtibmas, tiga anggota Polsek Wanasaba, 17 perangkat desa, sekitar 20 orang masyarakat, serta 13 mahasiswa KKN.
Adapun sasaran kegiatan meliputi pembersihan halaman Kantor Desa Tembeng Putik, pembersihan selokan, serta pembersihan rumput dan sampah di sekitar lokasi yang akan digunakan untuk penanaman pohon.
Selain kegiatan pembersihan lingkungan, peserta gotong royong juga melaksanakan penanaman sebanyak 30 batang pohon yang terdiri dari pohon nangka, kelengkeng dan mangga. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung penghijauan sekaligus menciptakan lingkungan desa yang bersih, asri, dan nyaman.
Serda Muhammad Darmawan menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong merupakan salah satu bentuk kepedulian Babinsa terhadap lingkungan dan masyarakat di wilayah binaan. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan semangat kebersamaan, persatuan, dan kepedulian terhadap lingkungan dapat terus terpelihara.
Kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi antara TNI-Polri, pemerintah desa, masyarakat, dan mahasiswa KKN dalam mendukung pembangunan desa serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Melalui kegiatan gotong royong tersebut, Babinsa Koramil 1615-11/Aikmel terus berupaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta mendorong budaya gotong royong sebagai bagian dari kehidupan bermasyarakat,”tandasnya.
(Orik / 002)







