Home / Berita TNI / Babinsa Langko Tanamkan Wawasan Kebangsaan kepada Ratusan Mahasiswa Unram

Babinsa Langko Tanamkan Wawasan Kebangsaan kepada Ratusan Mahasiswa Unram

LCN – Lombok Barat, – NTB, Menumbuhkan rasa cinta Tanah Air tidak hanya dilakukan di ruang kelas, tetapi juga melalui interaksi langsung dengan masyarakat. Semangat inilah yang mewarnai kegiatan pemberian materi Wawasan Kebangsaan oleh Bintara Pembina Desa (Babinsa) Langko, Komando Rayon Militer (Koramil) 1606-08/Narmada,

Serka Muhammad Faesal, kepada ratusan mahasiswa Program D-3 Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Mataram (Unram), di Dusun Muhajirin, Desa Langko, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, Minggu (25/10/2026) sore.

Kegiatan tersebut berlangsung di perkebunan milik Bapak Jamal Buyung. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diajak memahami pentingnya menjaga persatuan, memperkuat karakter kebangsaan, serta menerapkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam penyampaian materinya, Serka Muhammad Faesal memberikan pemahaman mengenai empat pilar kebangsaan dan kehidupan bernegara. “Materi ini menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran generasi muda tentang pentingnya menjaga keutuhan bangsa di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.,”ungkapnya.

Mahasiswa juga diajak memahami bahwa semangat kebangsaan tidak cukup hanya dihafalkan, tetapi perlu diwujudkan melalui sikap saling menghormati, menjaga toleransi, menaati aturan, serta mengutamakan persatuan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Sebagai generasi penerus bangsa, mahasiswa memiliki peran strategis dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan. Karena itu, pemahaman tentang persatuan dan tanggung jawab sebagai warga negara diharapkan dapat menjadi bekal dalam menempuh pendidikan maupun ketika terjun langsung ke tengah masyarakat,”tambah Serka Muhammad Faesal.

Selain membahas wawasan kebangsaan, kegiatan tersebut juga memberikan perhatian pada penggunaan media sosial secara bijak. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, mahasiswa diingatkan mengenai pentingnya menyaring informasi sebelum membagikannya kepada orang lain.

Serka Muhammad Faesal, juga menyampaikan, “Sikap kritis terhadap informasi, menghindari penyebaran berita yang belum terverifikasi (HOAX), serta menjaga etika dalam berkomunikasi di ruang digital merupakan langkah sederhana yang dapat membantu menciptakan lingkungan informasi yang sehat,” tegasnya.

Melalui materi ini, mahasiswa diharapkan mampu memanfaatkan media sosial untuk kegiatan yang produktif, memperluas wawasan, dan menyebarkan informasi positif, sekaligus ikut menjaga persatuan di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Serka Muhammad Faesal turut menyampaikan sosialisasi mengenai rekrutmen Calon Bintara dan Calon Tamtama TNI Angkatan Darat tahun 2027.

Pengenalan ini menjadi sarana informasi bagi mahasiswa yang ingin mengetahui peluang pengabdian kepada bangsa dan negara melalui jalur keprajuritan. Mahasiswa diharapkan dapat memahami informasi rekrutmen melalui sumber resmi serta mempersiapkan diri sesuai persyaratan dan ketentuan yang berlaku.

Bariq Al-Fathir Sanjaya selaku ketua panitia, menjelaskan, “Kehadiran Babinsa di tengah kegiatan mahasiswa menjadi bagian dari upaya pembinaan teritorial untuk mempererat hubungan TNI dengan masyarakat, termasuk kalangan akademisi dan generasi muda,” pungkasnya.

Melalui pembekalan wawasan kebangsaan, literasi digital, dan informasi rekrutmen TNI AD, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat nasionalisme, kedisiplinan, serta tanggung jawab generasi muda dalam berkontribusi bagi bangsa dan negara,”tandasnya.

 

(Orik / 002)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *