LCN – Mataram, – NTB, Ketika hujan deras mengguyur Kota Mataram, kepedulian dan semangat gotong royong menjadi kekuatan dalam menghadapi persoalan lingkungan. Hal tersebut terlihat di Lingkungan Dasan Lekong, Kelurahan Rembige, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kelurahan Rembige, Komando Rayon Militer (Koramil) 1606-05/Mataram bersama unsur pemerintah kelurahan, TNI-Polri, Linmas, dan warga bergerak cepat membersihkan saluran air yang tersumbat sampah hingga menyebabkan genangan memasuki permukiman penduduk, Jumat (30/10/2026) malam.
Kegiatan tersebut berawal dari laporan seorang warga kepada Lurah Rembige, Rian Hadi Utama, S.STP., mengenai kondisi rumahnya yang mulai tergenang air setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada sore hari.
Mendapatkan laporan itu, Lurah Rembige bersama Babinsa Serka M. Ali, Bhabinkamtibmas Aiptu Untung Wijaya, dan anggota Linmas yang semula berencana melaksanakan patroli malam, langsung mengalihkan kegiatan menuju lokasi kejadian.
Tanpa menunggu lebih lama, mereka bersama warga turun langsung ke saluran air di sekitar perempatan lampu merah Rembige. Dengan peralatan seadanya, mereka bergotong royong mengangkat tumpukan sampah yang menyumbat aliran air. Sampah tersebut diduga berasal dari pembuangan warga serta material yang terbawa arus air hujan.
Upaya bersama itu akhirnya membuahkan hasil. Sumbatan sampah berhasil dibersihkan sehingga aliran air kembali lancar. Genangan yang sebelumnya memasuki halaman rumah warga pun perlahan mulai surut, kondisi saluran air terpantau aman dan aliran air berjalan normal.
Lurah Rembige, Rian Hadi Utama, S.STP., menyampaikan bahwa respons cepat terhadap laporan masyarakat merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah kelurahan dalam memberikan pelayanan dan memastikan kondisi lingkungan tetap aman.
“Ketika ada warga yang mengalami genangan, tentu kami tidak boleh tinggal diam. Kami bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas, Linmas, dan masyarakat langsung turun ke lapangan untuk mencari penyebabnya dan melakukan penanganan. Kami berharap kesadaran menjaga kebersihan saluran air semakin meningkat agar kejadian serupa dapat dicegah,”ungkapnya.
Sementara itu, Babinsa Kelurahan Rembige, Serka M. Ali, menegaskan bahwa kehadiran Babinsa di tengah masyarakat bukan hanya untuk melaksanakan pembinaan teritorial, tetapi juga membantu mengatasi kesulitan warga dalam kehidupan sehari-hari.
“Sebagai Babinsa, kami selalu berupaya hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan. Melalui gotong royong seperti ini, pekerjaan yang berat dapat diselesaikan bersama. Kami juga mengajak masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke saluran air, karena dampaknya dapat merugikan lingkungan dan warga sendiri, “ujarnya.
Senada dengan itu, Bhabinkamtibmas Kelurahan Rembige, Aiptu Untung Wijaya, mengapresiasi keterlibatan seluruh unsur dalam penanganan genangan tersebut. Menurutnya, sinergi antara TNI, Polri, pemerintah kelurahan, Linmas, dan masyarakat merupakan modal penting dalam menjaga keamanan serta kenyamanan lingkungan.
“Kami mengapresiasi respons dan kepedulian semua pihak. Permasalahan di lingkungan masyarakat akan lebih mudah diatasi apabila kita saling berkoordinasi dan bergerak bersama. Kami berharap semangat kebersamaan ini terus dipertahankan, “tuturnya.
Apresiasi juga disampaikan perwakilan warga Lingkungan Dasan Lekong, Aziz. Ia mengaku bersyukur atas respons cepat aparat dan pemerintah kelurahan yang langsung datang membantu ketika rumah warga terdampak genangan.
“Kami sangat berterima kasih karena Pak Lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Linmas langsung datang membantu. Kami merasa tidak sendiri menghadapi kesulitan ini. Semoga kegiatan seperti ini terus dilakukan dan masyarakat juga semakin peduli menjaga kebersihan lingkungan,”ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut, unsur Linmas yang terlibat yakni Saiful, Safrudin, dan Akmal, bersama warga Aziz, Munawar, Saipuloh, dan Rahman turut bahu-membahu membersihkan saluran air.
Kegiatan sederhana pada malam hari itu menjadi gambaran nyata bahwa kepedulian terhadap masyarakat tidak selalu harus diwujudkan melalui tindakan besar. Kehadiran, respons cepat, dan kemauan untuk bekerja bersama justru menjadi bentuk pengabdian yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, Babinsa Kelurahan Rembige bersama seluruh unsur yang terlibat mengajak masyarakat untuk terus menghidupkan budaya gotong royong, menjaga kebersihan saluran air, serta tidak membuang sampah sembarangan.
Sebab, lingkungan yang bersih dan saluran air yang terawat bukan hanya tanggung jawab pemerintah maupun aparat kewilayahan, melainkan tanggung jawab bersama demi menciptakan lingkungan yang aman, sehat dan nyaman bagi seluruh masyarakat,”pungkasnya.
(Orik / 002)







