Asosiasi UMKM Morut giatkan recorery depelopmen program, Pemda Morut diminta Proaktif 

MORUT, SULTENG ||  Lensacybernews.com || Dalam upaya menggerakan perekonomian kerakyatan Kabupaten Morowali Utara(Morut), Pengurus Asosiasi UMKM Gelora Batu Payung Morut menggalang partisipasi aktif masyarakat melalui Recorery Development Program UMKM berbasis komunitas.

Hal itu terlihat dalam setiap progres kebijakan pengurus Asosiasi dalam eksistensinya, senantiasa mengedepankan sikap proaktif melakukan pembinaan terhadap kelompok usaha produktif guna mengsupport pelaku usaha kecil dalam rangka meningkatkan kapabilitas unit usahanya.

Ketua Asosiasi UMKM Morut, Laksmi Lanasir, saat dihubungi via WhatsApp menerangkan, hal itu dilakukan guna memberi support sekaligus edukasi kepada seluruh pelaku usaha kecil dan menengah di daerah Morut.

“Kita adalah Asosiasi yang bergerak dibidang advokasi pemberdayaan unit usaha masyarakat pak. Kita harus realistis, saat ini masyarakat sangat butuh perhatian khusus dalam rangka meningkatkan kapabilitas usaha mereka, “terang Laksmi.

Laksmi berharap, dalam kaitan pengembangan program Asosiasi itu, pemerintah Morut dapat realistis melihat animo masyarakat dibalik upaya pemberdayaan dan memberikan dukungan secara langsung sesuai dengan kebutuhan program yang sedang dicanangkan.

“Ini semua kita lakukan demi peningkatan inkam perkapita masyarakat Morut pak. Kita berharap dibalik animo masyarakat terkait upaya pengembangan program pemberdayaan ini, Pemda Morut hadir ditengah tengah mereka dan memberi support dalam kapasitasnya sebagai penyandang dana, “imbuhnya.

Masih kata Laksmi, untuk menunjang upaya tersebut, ada beberapa hal yang dipandang penting dalam rangka pencapaian tujuan program.

Adapun hal yang dimaksudkan menurut Laksmi adalah; pembinaan melalui pelatihan berbasis study banding yang melibatkan secara langsung kelompok perempuan.

Selain itu, Laksmi juga menyatakan, bahwa faktor yang takkala pentingnya adalah pengadaan kendraan oprasional untuk kepentingan mobilisasi sampah, ketersediaan lahan dan bangunan yang representatif untuk penampungan sampah yang nantinya akan digunakan sebagai bahan baku utama program tersebut.

“Minggu depan kita sudah action secara mandiri, tetapi tetap Asosiasi nantinya akan kita arahkan sebagai salah satu lembaga fartner yang srkaligus underbound pemberdayaan Mitra Pemda Morut, dalam hal ini Dinas Koperindag, “kuncinya.

 

Pewarta; Andi S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *