LCN – Lombok Tengah – NTB, Dalam upaya memelihara kebugaran fisik dan meningkatkan profesionalisme prajurit, Komando Distrik Militer (Kodim) 1620/Lombok Tengah menggelar latihan pembinaan fisik terprogram yang difokuskan pada dua materi utama, Ketahanan Mars (Hanmars) dan Renang Militer, Kamis (09/04/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh personel baik perwira, Bintara dan Tamtama di bawah jajaran Kodim 1620/Loteng. Latihan diawali dengan kegiatan Hanmars, yakni berjalan kaki puluhan kilometer dengan menempuh rute jalan raya dan medan bervariasi disekitar wilayah kota Praya.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengasah ketahanan fisik serta kekompakan antar prajurit dalam formasi tim. Setelah menyelesaikan rute Hanmars, latihan dilanjutkan dengan sesi Renang Militer dikolam renang, dimana para prajurit diuji ketangkasannya berenang sejauh 50 meter menggunakan seragam PDL (Pakaian Dinas Lapangan).
Dandim 1620/Lombok Tengah Letkol Arm Karimmudfin Rangkuti mengatakan, bahwa latihan ini merupakan bagian dari Program Kerja Tahunan Kodim 1620/Loteng di tahun 2026. Ia menekankan bahwa sebagai satuan kewilayahan, prajurit Kodim harus memiliki fisik yang prima untuk menunjang tugas operasional dilapangan, baik dalam pembinaan teritorial maupun tugas bantuan kemanusiaan.
“Fisik yang kuat adalah modal utama setiap prajurit TNI AD. Melalui Hanmars dan Renang Militer ini, kita pastikan setiap anggota selalu siap sedia dalam kondisi apa pun untuk melayani masyarakat dan menjaga kedaulatan wilayah,”tegas Dandim dalam arahannya.
Selain untuk menjaga stamina, latihan ini juga berfungsi sebagai sarana evaluasi berkala terhadap kemampuan perorangan prajurit. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan tetap mengedepankan faktor keamanan dan pengawasan ketat dari tim medis serta pelatih jasmani militer.
“Dengan dilaksanakannya latihan rutin ini, diharapkan disiplin dan mental juang prajurit Kodim 1620/Loteng tetap terjaga, sehingga mampu memberikan kontribusi maksimal dalam menjaga stabilitas keamanan diwilayah Kabupaten Lombok Tengah,”tandasnya.
(Orik / 002)








