LCN – Mataram, – NTB, Suasana berbeda tampak di Lingkungan Karang Kelok Baru, Kelurahan Monjok Barat, Kota Mataram. Sejak pagi hari, sejumlah anggota Bintara Pembina Desa (Babinsa) Komando Rayon Militer (Koramil) 1606-05/Mataram bersama warga dan staf kelurahan turun langsung ke bantaran kali, membawa cangkul, sekop, dan karung, memulai aksi nyata membersihkan aliran sungai dari tumpukan sampah dan endapan lumpur, Kamis (02/04/2026).
Kegiatan ini bukan sekadar kerja bakti biasa. Di balik peluh yang mengalir, tersimpan harapan besar masyarakat akan lingkungan yang lebih sehat dan bebas dari ancaman banjir, terutama saat musim hujan tiba. Tumpukan sampah yang selama ini menyumbat aliran air perlahan disingkirkan, membuka kembali jalur air yang sempat terhambat.
Lurah Monjok Barat, Lalu Muhammad Azwar, S.H., dalam keterangannya menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin.
“Ini sebagai bentuk nyata kebersamaan antara aparat dan masyarakat. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut agar kesadaran menjaga lingkungan semakin meningkat,”ujarnya.
Senada dengan itu, Hanafi, Kepala Lingkungan Karang Kelok Baru menegaskan pentingnya peran warga dalam menjaga kebersihan.
“Kami tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Lingkungan ini milik bersama, jadi tanggung jawabnya juga harus bersama, “ungkapnya.
Babinsa Monjok Barat Koramil 1606-05/Mataram, Serda Marzuki Adnan, yang turut memimpin kegiatan tersebut menekankan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan seperti ini merupakan bagian dari pembinaan teritorial.
“Kami hadir untuk mendorong semangat gotong royong. Lingkungan yang bersih akan menciptakan kehidupan masyarakat yang lebih sehat dan nyaman,”tegasnya.
Camat Selaparang, Mulia Hidayat, S.STP., yang ikut serta mengaku senang dengan adanya kegiatan ini.
“Kalau dikerjakan bersama seperti ini, terasa lebih ringan. Kami berharap warga lebih sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan,”tuturnya.
Aksi gotong royong ini menjadi bukti bahwa perubahan besar bisa dimulai dari langkah sederhana. Dengan kebersamaan dan kepedulian, lingkungan yang bersih dan sehat bukan lagi sekadar harapan, melainkan kenyataan yang bisa diwujudkan bersama,”tutupnya.
(Orik / 002)








