Timcyber—-BANJARBARU – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarbaru terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam menghadapi potensi bencana yang kerap terjadi di wilayahnya.
Salah satu bentuk dukungan yang signifikan datang dari TNI melalui Kodim 1006/Banjar yang secara aktif terlibat dalam upaya penanggulangan dan kesiapsiagaan bencana.
Keterlibatan Kodim 1006/Bjr menjadi bagian dari strategi terpadu BPBD untuk meningkatkan respons cepat dan penanganan darurat ketika terjadi bencana seperti banjir, tanah longsor, maupun kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Walikota Banjarbaru Erna Kisah Halaby mengungkapkan bahwa peran TNI sangat penting dalam memperkuat lini pertahanan dan kesiapsiagaan bencana di lapangan. “Kami sangat terbantu dengan kehadiran dan kesiapan personel dari Kodim 1006/Banjar. Mereka tidak hanya hadir saat evakuasi, tetapi juga aktif dalam pelatihan, simulasi, hingga penyuluhan kepada masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Komandan Kodim 1006/Banjar, Letkol Inf Bambang Prasetyo Prabujaya, S.Hub.Int., M.Han., menyatakan bahwa TNI selalu siap mendukung setiap kegiatan kemanusiaan dan penanggulangan bencana sebagai bagian dari tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP).
“Sinergi dengan BPBD merupakan wujud nyata dari komitmen kami dalam menjaga keselamatan masyarakat. Tidak hanya saat bencana, tetapi juga dalam fase pra dan pasca-bencana. Kami siap turun langsung ke lokasi dan bekerja sama dengan instansi terkait,” ungkap Dandim.
Selain pengerahan personel dan logistik, Kodim 1006/Bjr juga terlibat dalam kegiatan edukasi kebencanaan, kerja bakti pembersihan saluran air, hingga pemetaan wilayah rawan bencana.
Langkah kolaboratif ini diharapkan dapat meningkatkan ketangguhan Kota Banjarbaru dalam menghadapi segala bentuk ancaman bencana, serta membangun kesadaran masyarakat untuk lebih siaga dan tanggap dalam kondisi darurat
( R——LCN)