LCN – Mataram – NTB, Meski Kota Mataram baru saja mengalami peristiwa unjuk rasa yang berujung pada perusakan Gedung DPRD NTB, Sabtu (30/08/2025), kegiatan Car Free Day (CFD) di Jalan Udayana tetap berlangsung pada Minggu pagi (31/08/2025) dengan aman dan tertib. Komandan Korem 162/Wira Bhakti, Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief, S.Sos., menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat dan aparat keamanan atas respons cepat dan tanggung jawab kolektif dalam menjaga kondusivitas wilayah.
“Kita bersyukur bahwa CFD tetap berjalan lancar. Ini menunjukkan bahwa masyarakat NTB tetap tangguh dan tidak mudah terprovokasi. TNI hadir untuk mendukung rasa aman tersebut,”ujar Brigjen Sjasul Arief.
Meskipun suasana aman dan jalur telah disterilkan sepenuhnya, jumlah pengunjung CFD pagi itu belum sebanyak Minggu sebelumnya. Namun demikian, kehadiran ratusan warga dari berbagai kalangan tetap menjadi simbol kekuatan sosial yang tumbuh dari kebersamaan.
Banyak warga yang tidak hanya berolahraga, tetapi juga menunjukkan kepedulian dengan turut menjaga kebersihan, ketertiban dan menghormati area yang terdampak kerusakan. Kegiatan berlangsung dengan damai, tertib dan penuh kesadaran kolektif.
Unsur pengamanan gabungan dari Kodim 1606/Mataram, Polresta Mataram, Satpol PP, dan unsur Linmas tetap bersiaga untuk memastikan jalannya CFD berlangsung aman. Dinas Lingkungan Hidup turut bergerak cepat membersihkan seluruh area pada Sabtu sore dan malam, sehingga pada Minggu pagi jalur CFD telah sepenuhnya layak digunakan.
Danrem 162/WB menekankan bahwa pelibatan semua unsur dalam pemulihan ini adalah cerminan nyata sinergitas antar instansi yang telah dibangun secara konsisten.
“Kondusivitas wilayah tidak lahir dari kekuatan satu pihak saja, melainkan dari kekompakan semua elemen—rakyat, pemerintah, dan aparat keamanan. CFD hari ini adalah bukti bahwa kita mampu bangkit bersama,”ujar Danrem.
Sebagai bagian dari tugas pembinaan teritorial, Korem 162/Wira Bhakti bersama jajaran Kodim diseluruh NTB berkomitmen untuk terus hadir ditengah masyarakat, memastikan keamanan wilayah serta menjalin kemitraan humanis dengan seluruh elemen sipil, tokoh agama dan Forkopimda.
“Kami ingin memastikan bahwa warga merasa aman untuk beraktivitas, terutama diruang publik seperti CFD. Ini bukan hanya soal keamanan fisik, tapi juga keamanan psikologis. TNI akan terus bersama rakyat dalam menjaga harmoni sosial,”tegas Brigjen TNI Sjasul Arief.
(Orik / LCN)