LCN – Kutai Barat – Suasana meriah menyelimuti Alun-Alun Itho, Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat, saat Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Dinas Pariwisata menggelar Festival Durian 2026, Selasa (31/03/2026). Festival ini menjadi salah satu agenda tahunan yang bertujuan untuk mempromosikan potensi buah lokal unggulan serta meningkatkan sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Kutai Barat H. Nanang Adriani, Ketua TP-PKK Kutai Barat Maria Christina Mozes, Dandim 0912/Kubar Letkol Inf Doni Fransisco, Kapolres Kutai Barat, unsur Forkopimda, para kepala perangkat daerah dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, serta masyarakat yang turut memadati lokasi kegiatan.
Berbagai rangkaian kegiatan turut memeriahkan Festival Durian 2026, diantaranya lomba kuliner berbahan dasar durian, lomba durian unggulan dari berbagai kecamatan, lomba makan durian, hingga fashion show yang melibatkan peserta dari berbagai kalangan. Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati berbagai jenis buah khas Kutai Barat yang disediakan oleh para petani dan pelaku usaha lokal.
Festival ini juga menjadi wadah bagi para petani durian untuk memperkenalkan hasil panen terbaik mereka kepada masyarakat luas. Aneka jenis durian unggulan dari berbagai wilayah di Kutai Barat dipamerkan dengan cita rasa dan kualitas yang beragam, sehingga menarik perhatian para pengunjung yang hadir.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kutai Barat H. Nanang Adriani menyampaikan bahwa Festival Durian memiliki peran penting dalam memperkenalkan potensi unggulan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani lokal. Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kutai Barat akan terus mendorong kegiatan yang mampu mengangkat potensi daerah.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin menunjukkan durian Kutai Barat memiliki kualitas yang mampu bersaing dengan daerah lain. Selain itu, festival ini juga menjadi bentuk perhatian pemerintah dalam mendukung kesejahteraan petani lokal serta mengembangkan sektor pariwisata daerah, “ujarnya.
Kehadiran Dandim 0912/Kubar Letkol Inf Doni Fransisco dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan TNI terhadap pengembangan potensi daerah, khususnya pada sektor pertanian dan pariwisata.
Dandim juga menyampaikan kegiatan seperti ini dapat memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendorong pembangunan daerah.
Selain sebagai ajang promosi, Festival Durian 2026 juga menjadi sarana hiburan bagi masyarakat. Antusiasme warga terlihat sejak awal kegiatan hingga akhir acara, dimana masyarakat berbondong-bondong datang untuk menikmati durian sekaligus menyaksikan berbagai perlombaan yang digelar.
Dengan terselenggaranya Festival Durian 2026, diharapkan potensi buah lokal khususnya durian Kutai Barat semakin dikenal luas, serta mampu meningkatkan pendapatan petani dan pelaku usaha lokal. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang terus dikembangkan guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Kabupaten Kutai Barat,”tandasnya.
(Orik / 002)








