LCN – Wonosobo – Semangat gotong royong TNI dan masyarakat kembali terlihat di Wonosobo. Kodim 0707/Wonosobo bersama relawan Vertical Rescue Indonesia (VRI) serta warga setempat totalitas mengerjakan pembangunan Jembatan Gantung Garuda yang menghubungkan Dusun Klilin, Desa Sindupaten, Kecamatan Kertek dengan Dusun Pagentan, Kelurahan Kalikajar, Kecamatan Kalikajar, melintasi Sungai Begaluh.
Pengerjaan dilakukan tanpa mengenal waktu. Selama cuaca mendukung, aktivitas berlangsung dari pagi, siang, sore, hingga malam hari. Seperti malam ini, semua komponen bahu-membahu menyelesaikan pekerjaan dibawah cahaya lampu sorot.
Pengerjaan malam hari memiliki banyak manfaat. Masyarakat bisa tetap bekerja atau beraktivitas di siang hari, sementara malam digunakan untuk bergotong royong bersama. Selain itu, cuaca malam lebih sejuk dan tidak panas, serta tidak hujan sehingga pekerjaan bisa maksimal. Ilham, salah satu relawan VRI, mengaku sangat senang melihat semangat TNI dan masyarakat.
“Saya sangat senang melihat TNI dan masyarakat yang begitu semangat dalam bergotong royong membuat jembatan. Hal ini terlihat saat malam hari, bersama-sama menyelesaikan pekerjaan,”ujar Ilham.
Di tempat terpisah, Dandim 0707/Wonosobo Letkol Inf Yoyok Suyitno S.Sos menyampaikan bahwa pihaknya hanya mengimbangi semangat masyarakat. “Kita hanya mengimbangi masyarakat saja. Di mana masyarakat ingin jembatan segera jadi, maka berbagai langkah dikerjakan guna percepatan pengerjaan, seperti dilaksanakan pada malam hari,”kata Dandim.
Dengan percepatan ini, jembatan diharapkan segera selesai dan bisa digunakan masyarakat. Akses yang lebih baik akan memudahkan mobilitas warga, terutama anak sekolah dan aktivitas ekonomi sehari-hari. Pembangunan Jembatan Gantung Garuda ini merupakan program TNI AD untuk mendukung infrastruktur pedesaan, sekaligus wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat,”tandasnya.
(Orik / 002)






