LCN – Lombok Utara, – Menutup lembaran tahun 2025, Polres Lombok Utara Polda NTB, menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan diwilayah destinasi wisata kelas dunia.
Dalam konferensi pers akhir tahun yang digelar Selasa (30/12/2025), Kapolres Lombok Utara Polda NTB, AKBP Agus Purwanta, S.I.K., membedah capaian luar biasa sekaligus memberikan peringatan keras bagi pelanggar hukum.
”Kapolres Lombok Utara Polda NTB, AKBP Agus Purwanta, S.I.K., mengungkapkan bukan sekadar angka, Polres Lombok Utara membuktikan komitmennya dengan menuntaskan 181 perkara dari total 221 tindak pidana yang masuk sepanjang tahun.
Dengan tingkat penyelesaian mencapai 82%, Polres Lombok Utara mengirimkan pesan jelas, tidak ada ruang bagi kriminalitas untuk bersembunyi.
”Ini sebagai bentuk pertanggungjawaban kami kepada masyarakat. Penegakan hukum yang kami lakukan harus profesional, transparan, dan yang terpenting, berkeadilan,”tegas AKBP Agus Purwanta dihadapan awak media.
Sektor pemberantasan narkoba menjadi sorotan utama. Sebanyak 51 kasus berhasil dibongkar. Namun, yang menarik adalah pendekatan Restorative Justice (RJ) yang diterapkan pada 6 perkara. Ini menunjukkan Polres tidak hanya sekadar “memenjarakan”, tetapi juga melakukan pembinaan bagi korban penyalahgunaan, sembari tetap menyikat habis jaringan pengedar melalui Operasi Antik Rinjani 2025.
Dibalik prestasi reserse, terselip catatan duka dari aspal jalanan. Terjadi 136 kecelakaan yang merenggut 18 nyawa sepanjang tahun 2025. Kapolres menyoroti perilaku pengendara yang masih abai terhadap penggunaan helm dan etika berkendara.
”Nyawa tidak bisa diganti. Kami mengimbau masyarakat agar menjadikan keselamatan sebagai gaya hidup, bukan sekadar takut pada petugas,”tambah Kapolres.
Gili Trawangan dan Bangsal Sebagai Benteng Keamanan Malam Tahun Baru
Menghadapi lonjakan wisatawan pada malam pergantian tahun 2026, Polres Lombok Utara meluncurkan Operasi Lilin Rinjani 2025.
Dua titik vital menjadi fokus utama,
Pelabuhan Bangsal. Disiagakan 32 personel untuk menjamin kelancaran arus keluar-masuk wisatawan.
Gili Trawangan, Penjagaan super ketat dengan 21 personel khusus untuk memastikan pesta pergantian tahun dipulau eksotis tersebut tetap kondusif dan aman dari gangguan kamtibmas.
Sinergi antara TNI, Polri dan Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Utara menjadi kunci utama agar malam tahun baru di Lombok Utara menjadi kenangan indah, bukan bencana.
Menuju 2026 yang Lebih Aman
Kapolres menutup konferensi dengan apresiasi mendalam kepada insan pers yang membantu menjaga situasi tetap kondusif melalui pemberitaan yang objektif. Dengan kesiapan penuh, Polres Lombok Utara memastikan bahwa warga dan wisatawan dapat menyambut tahun baru dengan rasa aman dan nyaman,”tandasnya.
(Orik / LCN)






