LCN – Lombok Utara, – Menghadapi lonjakan wisatawan pada periode libur panjang pekan ini, Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Lombok Utara Polda NTB, memperketat pengamanan disepanjang garis pantai dan jalur penyeberangan wisata, Kamis (15/01/2026).
Kapolres Lombok Utara Polda NTB, AKBP Agus Purwanta, S.I.K., melalui Kasat Polairud AKP I Gusti Made Suarjaya menginstruksikan seluruh personelnya untuk berada dalam posisi “On Call” guna memastikan respon cepat jika terjadi situasi darurat dilaut.
Tidak hanya sekadar berjaga, personel piket selama tiga hari ke depan dikerahkan untuk melakukan pengamanan dan penggalangan wilayah (Pam Gal). Fokus utama, yakni pantai-pantai wisata yang diprediksi akan menjadi pusat kerumunan,”jelas Kasat.
Lebih lanjut, Kasat Polairud Polres Lombok Utara Polda NTB, AKP I Gusti Made Suarjaya mengungkapkan Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas serta memberikan rasa aman bagi pengunjung domestik maupun mancanegara,”terangnya.
Dalam giat tersebut, Kasat juga dilapangan memberikan himbauan tegas kepada para pemilik kapal dan boatman. Beberapa poin krusial yang ditekankan antara lain, yaitu
larangan berlayar jika kondisi cuaca tidak memungkinkan berdasarkan update terbaru BMKG. Kelengkapan safety, memastikan setiap kapal membawa pelampung (life jacket) sesuai kapasitas penumpang, standar kesehatan tersedianya healthy book dan kotak P3K yang memadai didalam kabin kapal,”paparnya.
”Kami tidak ingin ada kompromi soal keselamatan. Seluruh HP anggota harus standby, tim SAR kami siap siaga 24 jam untuk mengantisipasi segala kemungkinan diperairan kita,”tegas Kasat Polairud Lombok Utara dalam instruksinya pagi ini.
Masyarakat dan pelaku wisata dihimbau untuk selalu kooperatif dengan petugas dilapangan demi terciptanya suasana liburan yang aman, nyaman dan berkesan di Lombok Utara,”tandasnya.
(Orik / 002)






