Home / Berita TNI / Menteri Pertahanan RI Kunjungi Brigif TP 85/BTC di Kutai Barat

Menteri Pertahanan RI Kunjungi Brigif TP 85/BTC di Kutai Barat

LCN – Kutai Barat – Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin, melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur, Selasa (13/01/2026).
Kunjungan tersebut dalam rangka meninjau sekaligus memberikan pengarahan kepada prajurit jajaran Brigif TP 85/BTC.

Rombongan Menteri Pertahanan tiba di Helipad PT Gunung Bayan Pratamacoal, Desa Muara Tae, Kecamatan Jempang, pada pukul 13.35 WITA menggunakan 3 Helikopter. Kedatangan Menhan RI beserta rombongan dilakukan dengan pengamanan dan monitoring ketat oleh unsur TNI dan Polri setempat.

Dalam rombongan turut hadir antara lain Wapang TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Perumus Menhan Letjen TNI Tri Budi Utomo, Wakasad Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa, Kabaloghan Marsekal Madya TNI Yusuf Jauhari, Dirjen Strahan Mayjen TNI Agus Widodo, serta sejumlah pejabat tinggi TNI dan Kementerian Pertahanan.

Kedatangan Menteri Pertahanan RI disambut oleh Danbrigif TP 85/BTC Kolonel Inf Alzaki, S.E., M.M., M.B.A., M.M.A.S., Bupati Kutai Barat Frederick Edwin, Dandim 0912/Kubar Letkol Inf Doni Fransisco, S.Sos., M.Han., Kapolres Kutai Barat AKBP Boney Wahyu, S.I.K., serta para pejabat TNI AD, Pemerintah Daerah dan unsur terkait lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Pertahanan RI memberikan pengarahan kepada seluruh prajurit jajaran Brigif TP 85/BTC. Menhan menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian prajurit dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, khususnya di wilayah perbatasan dan daerah strategis.

Menhan menekankan pentingnya profesionalisme prajurit di tengah dinamika ancaman militer maupun non militer yang terus berkembang. Setiap prajurit dituntut untuk menjaga kesiapan fisik dan mental, meningkatkan kemampuan, serta menguasai teknologi dan taktik sesuai perkembangan zaman.

Lebih lanjut, Menteri Pertahanan menegaskan beberapa penekanan penting, di antaranya agar prajurit senantiasa memegang teguh jati diri TNI, setia kepada Pancasila, UUD 1945, serta disiplin dan patuh terhadap hukum. Menhan juga mengingatkan pentingnya menjaga soliditas internal satuan, sinergi dengan masyarakat, serta menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat mencederai kehormatan institusi.

Selain itu, Menhan berpesan agar prajurit tetap menjadi sosok yang adaptif, tangguh dimedan tugas, namun tetap humanis dan dicintai rakyat. Ketaatan kepada orang tua juga ditekankan sebagai bagian dari nilai moral dan sumber keberkahan dalam kehidupan prajurit.

Mengakhiri arahannya, Menteri Pertahanan RI berharap Brigif TP 85/BTC terus menjadi satuan yang profesional, modern, dan tangguh, serta selalu siap melaksanakan setiap tugas yang diberikan oleh negara demi kepentingan bangsa dan rakyat Indonesia,”tandasnya.

 

(Orik / 002)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *