Home / Berita POLRI / Mudik 2026: Pemkot Mataram Lepas Ratusan Warga, Wakapolresta Sebut Strategi Ampuh Tekan Laka Lantas

Mudik 2026: Pemkot Mataram Lepas Ratusan Warga, Wakapolresta Sebut Strategi Ampuh Tekan Laka Lantas

LCN – Mataram, – Suasana haru dan antusiasme menyelimuti halaman Kantor Wali Kota Mataram, Senin (16/03/2026).

Sebanyak 250 warga secara resmi dilepas untuk pulang ke kampung halaman dalam program Mudik Gratis Idul Fitri 1447 H. Bukan sekadar seremoni tahunan, langkah ini disebut sebagai strategi jitu untuk menjamin keselamatan warga dijalan raya.

Lebih dari Sekadar Mudik Gratis
​Pelepasan yang dilakukan langsung oleh Wali Kota Mataram, Mohan Roliskana, bersama jajaran Forkopimda ini menjadi jawaban bagi keresahan warga terkait tingginya biaya transportasi menjelang lebaran.

Enam armada bus kelas premium disiapkan khusus untuk memastikan pemudik sampai ke pelukan keluarga dengan aman dan nyaman.

Wakapolresta Mataram Polda NTB, AKBP I Wayan Sudarmanta, yang turut hadir memantau langsung proses keberangkatan, menegaskan bahwa program ini memiliki dampak sistemik yang sangat positif bagi keamanan wilayah.

​”Ini sebagai wujud nyata kehadiran negara. Kami tidak hanya ingin warga sampai dikampung halaman, tapi kami ingin mereka sampai dengan selamat tanpa harus bertaruh nyawa diatas kendaraan roda dua yang sarat muatan,”tegas AKBP I Wayan Sudarmanta.

​Zero Accident Mission: Dengan mengalihkan 250 penumpang ke bus resmi, potensi penggunaan kendaraan pribadi (motor) berkurang drastis, yang secara otomatis meminimalisir risiko kecelakaan dijalur mudik.

Program ini membantu warga yang terkendala biaya, sehingga dana yang seharusnya habis untuk transportasi dapat dialokasikan untuk kebutuhan lebaran lainnya dikampung halaman.

​Kenyamanan Terjamin: Berbeda dengan mudik mandiri, pemudik difasilitasi dengan armada yang laik jalan dan pengawalan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas.

Komitmen Polresta Mataram Polda NTB,
​Wakapolresta menambahkan pihaknya memberikan dukungan penuh melalui pengamanan rute. Ia berharap model kolaborasi antara Pemerintah Kota dan Kepolisian ini dapat terus ditingkatkan demi menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif selama perayaan Idul Fitri.

“Program ini menekan kemacetan dan menekan angka kecelakaan. Fokus kita, yaitu keselamatan rakyat sebagai hukum tertinggi,”pungkasnya.

(Orik / 002)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *