Home / Berita TNI / Pangdam VI/Mulawarman Kunjungi Brigif TP 85/BTC, Dorong Ketahanan Pangan dan Ketahanan Wilayah

Pangdam VI/Mulawarman Kunjungi Brigif TP 85/BTC, Dorong Ketahanan Pangan dan Ketahanan Wilayah

LCN – Kutai Barat – Panglima Kodam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Krido Pramono, didampingi Danrem 091/ASN Brigjen TNI Anggara Sitompul, S.I.P., M.Si., melaksanakan kunjungan kerja ke Brigif TP 85/BTC di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur, Kamis (08/01/2026).

Kunjungan ini bertujuan untuk mengecek kesiapan satuan sekaligus mendorong penguatan ketahanan pangan dan ketahanan wilayah.

Pangdam VI/Mlw beserta rombongan tiba di Helipad PT. Gunung Bayan Pratamacoal, Desa Muara Tae, Kecamatan Jempang, menggunakan Helikopter dan disambut oleh Danbrigif TP 85/BTC Kolonel Inf Alzaki, S.E., M.M., M.B.A., M.M.A.S., Dandim 0912/Kubar Letkol Inf Doni Fransisco, S.Sos., M.Han., serta pejabat TNI lainnya.

Dalam kunjungan tersebut, Pangdam meninjau Borneo Integrated Farming Area (BIFA) Brigif TP 85/BTC sebagai salah satu program unggulan satuan dalam mendukung ketahanan pangan. Pangdam mengapresiasi upaya prajurit Brigif TP yang mampu memadukan tugas pokok pertahanan dengan kegiatan produktif yang bermanfaat bagi satuan dan masyarakat sekitar.

Selain meninjau program ketahanan pangan, Pangdam juga melaksanakan pengecekan kesiapan satuan menjelang rencana kunjungan kerja Menteri Pertahanan Republik Indonesia. Dalam arahannya kepada prajurit, Pangdam menekankan pentingnya disiplin, loyalitas, serta peran prajurit sebagai contoh dan penggerak ketahanan wilayah.

Pangdam menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan bagian dari ketahanan nasional, sehingga seluruh prajurit diharapkan mampu berinovasi, bekerja sama dengan masyarakat, serta menjaga stabilitas keamanan wilayah. Kehadiran TNI di tengah masyarakat harus membawa manfaat nyata dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Dengan terlaksananya kunjungan ini, diharapkan Brigif TP 85/BTC semakin siap mendukung agenda strategis TNI AD, termasuk pengamanan wilayah dan penguatan ketahanan pangan sebagai bagian dari upaya menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,”tandasnya.

 

(Orik / 002)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *