LCN – Lombok Utara, – Program “Polisi Penolong” terus digencarkan oleh jajaran Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Lombok Utara Polda NTB, Kali ini, aksi nyata tersebut terlihat di pesisir Pantai Penyambuhan, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara pada Minggu siang (11/1/2026).
Kapolres Lombok Utara Polda NTB, AKBP Agus Purwanta, S.I.K., melalui Kasat Polairud AKP I Gusti Made Suarjaya menyampaikan bukan sekadar patroli rutin, personil Sat Polairud terlihat melebur bersama warga pesisir. Dengan sigap, para petugas membantu sejumlah nelayan yang tengah kesulitan memperbaiki kapal mereka yang rusak.
Gotong Royong di Bibir Pantai
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 11.00 WITA ini menyasar para nelayan yang sedang mempersiapkan armada lautnya. Kehadiran Polisi ditengah cuaca pesisir yang terik memberikan semangat tersendiri bagi warga. Tanpa ragu, personil berbaju biru ini ikut mengangkat peralatan dan membantu teknis perbaikan kapal agar layak kembali melaut,”terang Kasat Polairud.
Lebih lanjut, Kasat Polairud Polres Lombok Utara Polda NTB, AKP I Gusti Made Suarjaya, mengungkapkan ”Kehadiran kami disini sebagai bentuk pelayanan prima. Kami ingin memastikan bahwa para nelayan tidak hanya merasa aman secara hukum, tapi juga merasa terbantu dalam aktivitas ekonomi mereka sehari-hari,”ujar Kasat Polair Polres Lombok Utara dalam laporannya.
Masih Kata I Gusti, Aksi “Polisi Penolong” ini mendapat respon positif dari para nelayan di Pantai Penyambuhan. Mereka mengaku sangat terbantu dengan kehadiran personil yang tidak segan turun langsung ke lapangan.
Selain membantu fisik, momen ini juga dimanfaatkan petugas untuk memberikan imbauan keselamatan berlayar, mengingat cuaca diperairan yang seringkali tidak menentu. Hingga kegiatan berakhir, situasi dilokasi terpantau aman dan kondusif dengan suasana kekeluargaan yang erat.
Melalui giat ini, Polres Lombok Utara berkomitmen untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom dan penolong masyarakat, khususnya bagi mereka yang menggantungkan hidup disektor kelautan,”pungkasnya.
(Orik / 002)






