Home / Berita POLRI / Ratusan Personel Gabungan “Kepung” 5 Zona Keramat Lombok Timur Demi Amankan 2026

Ratusan Personel Gabungan “Kepung” 5 Zona Keramat Lombok Timur Demi Amankan 2026

LCN – Lombok Timur, – Ketika warga mulai bersiap menyalakan kembang api, ratusan personel berseragam lengkap justru mengambil posisi tegak lurus. Dibawah komando Polres Lombok Timur, Polda NTB, sebuah “benteng keamanan” resmi didirikan melalui Apel Gelar Pasukan di Lapangan Mako Polres Lotim, Rabu (31/12/2025) sore.

​Ini bukan sekadar apel biasa. Ini sebagai jawaban tegas kepolisian terhadap segala potensi gangguan dimalam paling sibuk sepanjang tahun.

​Polres Lombok Timur Polda NTB, menerapkan strategi pengamanan berlapis dengan membagi kekuatan ke dalam Lima Zona Strategis, yakni
​Zona Tengah dan Timur, Fokus pada pusat ekonomi dan pemerintahan.

​Zona Utara, Barat, Selatan Menjaga pintu masuk wilayah dan titik-titik wisata yang diprediksi bakal diserbu ribuan orang.

​Setiap zona diperkuat oleh pasukan gabungan dari Kodim 1615 Lotim, Brimob, Sat Samapta, hingga Satpol PP dan Dishub, menciptakan jaringan keamanan yang tak terputus dari pesisir hingga kaki gunung.

​Wakapolres Lombok Timur, Polda NTB, Kompol Sidik Pria Mursita, SH, yang memimpin apel, memberikan instruksi yang membakar semangat namun tetap menyentuh sisi humanis. Ia menekankan teknologi harus menjadi “senjata” tambahan bagi personel dilapangan,”paparnya.

​”Manfaatkan peralatan modern dan teknologi yang kita miliki agar efisien. Namun yang terpenting, laksanakan tugas dengan profesional dan humanis. Anggap setiap detik penjagaan yang rekan-rekan lakukan sebagai ladang ibadah,” tegas Kompol Sidik dihadapan barisan pasukan yang siaga.

​​Pemandangan dilapangan menunjukkan soliditas yang nyata. Tidak hanya Polri, pimpinan instansi lain seperti Kadishub dan Kasat Pol PP berdiri berdampingan dengan para PJU Polres dan jajaran Kapolsek. Sinergi ini menjadi jaminan bagi warga Lombok Timur bahwa malam pergantian tahun mereka dijaga oleh tim terbaik.

​​Meski apel hanya berlangsung singkat selama 30 menit, pesan yang disampaikan sangat jelas: Lombok Timur dalam status siaga penuh. Fokus utama malam ini, yaitu
​Pengaturan Lalu Lintas, mencegah lumpuhnya urat nadi transportasi.
​Patroli pusat keramaian untuk menghalau segala bentuk potensi gesekan antar warga,”imbuhnya.

​Perwira pengawas diminta memantau ketat kondisi anggota dilapangan.
​Dengan berakhirnya apel pada pukul 16.30 Wita, seluruh pasukan langsung bergeser ke titik-titik rawan. Selong dan sekitarnya kini berada dibawah pengawasan ketat garda terdepan yang siap memastikan fajar 2026 menyingsing dengan damai,”tandasnya.

 

(Orik / 002)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *