LCN – Mataram, Ditengah isu kenaikan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras medium yang baru ditetapkan pemerintah, Satgas Pangan Polda NTB, tak tinggal diam. Tim yang dipimpin langsung oleh Dirreskrimsus Kombes Pol FX Endriadi ini turun langsung ke lapangan untuk memastikan harga beras dipasaran tidak melonjak seenaknya.
Pengecekan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari gudang distributor, toko modern, hingga pedagang dipasar tradisional di Lombok Tengah. Kombes Endriadi menegaskan, langkah ini adalah wujud nyata dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional.
“Kami pastikan harga dilapangan tetap terkendali dan tidak ada pihak yang bermain-main. Masyarakat tidak perlu khawatir, stok beras aman dan kami akan terus melakukan pengawasan,”ujar Endriadi.
Kenaikan HET beras medium menjadi Rp13.500 per kilogram untuk wilayah NTB, yang baru disahkan pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) menjadi perhatian utama. Dengan pengawasan ketat dari Satgas Pangan Polda NTB, diharapkan tidak ada spekulan yang memanfaatkan momen ini untuk menaikkan harga diatas ketentuan.
Pihak BULOG Kanwil NTB juga mengapresiasi langkah cepat ini, karena membantu menjaga stabilitas harga dan memastikan distribusi berjalan lancar.
Jika menemukan penjualan beras dengan harga diatas HET, masyarakat diminta untuk segera melapor. Satgas Pangan Polda NTB, berkomitmen untuk menindak tegas setiap pelanggaran.
(Orik / LCN)