LCN – Mataram, – Mengawal nadi transportasi utama di Pulau Lombok, jajaran elit Forkopimda NTB melakukan “sidak” besar-besaran di Terminal Mandalika pada Minggu (15/03/2026). Langkah ini dilakukan untuk menjamin bahwa tagline “Mudik Aman, Keluarga Bahagia” bukan sekadar slogan diatas kertas.
Dipimpin langsung oleh Gubernur NTB, rombongan yang terdiri dari Kapolda NTB, Danrem 162/Wira Bhakti, hingga Kapolresta Mataram Kombes Pol Hendro Purwoko, menyisir setiap sudut terminal untuk memastikan tak ada celah bagi gangguan keamanan maupun kelalaian armada.
Berbeda dengan kunjungan biasa, pantauan kali ini berlangsung interaktif. Para pucuk pimpinan daerah ini turun langsung naik ke kabin bus, berdialog dengan sopir, hingga menyapa pemudik yang tengah menunggu keberangkatan.
Kapolresta Mataram Polda NTB, Hendro Purwoko, menegaskan bahwa keselamatan penumpang adalah harga mati. Beliau memberikan “warning” halus namun tegas kepada para kru bus.
“Kami tidak ingin ada toleransi terhadap kecepatan yang melebihi batas. Keselamatan bersama adalah prioritas utama. Pak Gubernur dan Pak Kapolda tadi sudah berpesan langsung: jangan mengebut, keluarga menunggu dirumah,”ujar Hendro dengan lugas usai kegiatan.
Operasi Ketupat Rinjani 2026: Siaga Penuh
Kegiatan ini merupakan bagian krusial dari Operasi Ketupat Rinjani 2026. Kehadiran lengkap jajaran TNI, Polri, BNN, hingga Jasa Raharja di lapangan menunjukkan bahwa pengamanan mudik tahun ini dilakukan secara berlapis.
Memastikan mesin dan kelengkapan teknis bus dalam kondisi prima.
Kesehatan Sopir: Arahan agar sopir tetap dalam kondisi bugar dan waspada.
Kenyamanan Terminal: Memastikan pelayanan tiket dan fasilitas ruang tunggu berfungsi maksimal bagi masyarakat.
Kapolresta berharap juga sinergi lintas instansi ini mampu memberikan rasa tenang bagi masyarakat. Dengan pengawasan ketat dari hulu ke hilir, diharapkan arus mudik melalui Terminal Mandalika tahun ini dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti.
”Kami hadir disini untuk memastikan masyarakat tidak hanya sampai ke tujuan, tapi sampai dengan selamat dan bahagia, “pungkas Kapolresta Mataram.
(Orik / 002)







