LCN – Lombok Tengah – Guna memperkuat komitmen pelestarian lingkungan dikawasan wisata super prioritas, TNI melalui jajaran Kodim 1620/Lombok Tengah bersinergi dengan Pemda Loteng melaunching gerakan Indonesia, Aman, Sehat, Resik dan Idah, (Asri), pada aksi pembersihan sampah massal di pesisir Pantai Tanjung Aan, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah, Jum’at (13/02/2026).
Aksi ini bertujuan untuk menjaga keasrian destinasi wisata sebagai langkah pentingnya menjaga kebersihan ekosistem laut dan kawasan pantai demi kenyamanan bersama sehingga terwujudnya pemandangan yang dapat memanjakan para wisatawan.
Bupati Lombok Tengah H. Lalu Pathul Bahri mengatakan bahwa, gerakan aksi merupakan program yang digagas oleh Presiden RI Prabowo Subianto difokuskan pada penanganan sampah nasional, penciptaan lingkungan bersih, serta penataan ruang hidup yang tertib yang akan terus dilakukan setiap hari Jum’at Minggu ke tiga setiap bulannya.
“Hari ini merupakan Louncing Program Pemerintah Pusat Gerakan Indonesia Asri, yang akan dilaksanakan diseluruh Indonesia, sebagai gerakan nasional untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan tertata,”ujar Bupati Loteng.
Sementara Perwira Seksi Operasional (Pasiops) Kodim 1620/Loteng Kapten Inf Aziadi mengungkapkan, bahwa aksi gerakan Asri bersinergi bersama Pemda adalah langkah nyata TNI dalam mendukung dan menyukseskan program nasional lingkungan hidup.
“Pantai Tanjung Aan adalah aset berharga. Melalui Gerakan Indonesia Asri, kita tidak hanya memungut sampah, tetapi membangun kesadaran kolektif agar keindahan alam ini tetap berkelanjutan bagi generasi mendatang,”terangnya.
Dalam aksi tersebut, ratusan personel mulai dari unsur pemerintah daerah se kabupaten Lombok Tengah, TNI, Polri, dan masyarakat hingga anak sekolah untuk menyisir sepanjang garis pantai. Sampah yang terkumpul, didominasi oleh limbah plastik dan residu kiriman ombak, langsung diangkut menggunakan armada kebersihan menuju Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).
“Gerakan Indonesia Asri diharapkan tidak berhenti pada seremoni peluncuran saja, namun menjadi pemantik bagi program rutin bulanan yang melibatkan pelaku usaha wisata di kawasan Mandalika. Dengan diharapkan tetap menjadi ikon pariwisata yang bersih, nyaman dan bertaraf internasional,”tandasnya.
(Orik / 002)






