Lensacyber|| PEKALONGAN – Dalam upaya tanggap darurat bencana banjir yang melanda wilayah Kabupaten Pekalongan, prajurit Yonif 407/Padmakusuma diterjunkan untuk mengevakuasi warga di Kampung Pacar, Kecamatan Tirto. Aksi kemanusiaan ini dilaksanakan sepenuhnya di bawah kendali koordinasi Komando Distrik Militer (Kodim) 0710/Pekalongan, [18/01/26].
Curah hujan yang ekstrim menyebabkan air meluap dengan sangat cepat ke pemukiman warga. Kondisi ini membuat masyarakat setempat tidak memiliki cukup waktu untuk menyelamatkan harta benda mereka.
Koordinasi Terpadu di Lapangan
Sesuai dengan instruksi Komando Atas, personel Yonif 407/PK diperbantukan untuk memperkuat kekuatan Kodim 0710/Pekalongan dalam menyisir titik-titik banjir yang paling parah. Fokus utama evakuasi adalah warga kelompok rentan, termasuk lansia dan anak-anak, yang terjebak di dalam rumah dengan ketinggian air yang terus meningkat.
Banyak warga yang mengeluhkan perabotan rumah tangga mereka rusak akibat terendam air yang datang secara tiba-tiba.
“Air masuk begitu cepat ke dalam rumah. Kami tidak sempat mengamankan barang-barang berharga karena keselamatan keluarga adalah yang utama,” ungkap salah satu warga terdampak di lokasi evakuasi.
Langkah Penanganan Lanjutan
Pihak Kodim 0710/Pekalongan memastikan bahwa seluruh personel yang bertugas, baik dari Kodim maupun BKO (Bawah Kendali Operasi) Yonif 407/PK, tetap bersiaga di lokasi. Selain proses evakuasi, TNI juga terus memantau debit air dan memastikan jalur komunikasi serta bantuan logistik di posko pengungsian berjalan lancar.
Sinergi antara satuan tempur (Yonif) dan satuan kewilayahan (Kodim) ini merupakan bentuk nyata kesiapsiagaan TNI dalam melindungi dan melayani masyarakat di tengah situasi darurat bencana alam.
( R– LCN)






