Home / Berita TNI / TMMD Ke 127 Kodim 0808/Blitar Genjot Sektor Pertanian, TNI Bahu Membahu Bantu Petani Desa Krisik

TMMD Ke 127 Kodim 0808/Blitar Genjot Sektor Pertanian, TNI Bahu Membahu Bantu Petani Desa Krisik

LCN – Blitar – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 diwilayah Kodim 0808/Blitar terus menunjukkan progres yang signifikan. Memasuki pekan ketiga bulan Maret, personel Satgas TMMD tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur jalan, tetapi juga mulai menyasar penguatan ketahanan pangan dengan terjun langsung membantu para petani dilapangan pada Rabu (04/03/2026).

Salah satu aksi nyata terlihat di Dusun Tirtomoyo Desa Krisik di mana sejumlah personel TNI bergabung bersama anggota Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Nuju Makmur 4. Kehadiran para prajurit ini disambut hangat oleh warga, termasuk Bapak Angga, salah satu petani setempat yang tengah menggarap lahan pertaniannya. Kolaborasi ini bertujuan untuk mempercepat masa tanam dan meningkatkan produktivitas lahan diwilayah tersebut.

Bapak Angga mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas bantuan tenaga yang diberikan oleh para personel TNI. Menurutnya, kehadiran anggota Satgas TMMD sangat meringankan beban pekerjaan fisik di sawah, mulai dari penyiapan lahan hingga proses penanaman. Ia berharap kemanunggalan seperti ini terus terjaga demi kesejahteraan masyarakat kecil, khususnya para petani dipelosok desa.

Secara terpisah, pihak Kodim 0808/Blitar menyatakan bahwa keterlibatan personel dalam membantu Gapoktan Nuju Makmur 4 merupakan bagian dari sasaran non-fisik TMMD Ke-127. Program ini dirancang untuk memastikan kehadiran TNI membawa dampak ekonomi langsung bagi masyarakat. Selain bantuan tenaga, personel juga memberikan motivasi serta edukasi ringan mengenai pentingnya menjaga kebersamaan dalam memajukan potensi Desa.

Seiring berjalannya waktu, progres TMMD di Desa Krisik diharapkan dapat rampung tepat waktu sesuai dengan target yang telah ditentukan. Semangat gotong royong antara TNI dan warga Dusun Tirtomoyo ini menjadi bukti nyata bahwa program TMMD bukan sekadar proyek pembangunan fisik, melainkan jembatan untuk mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam rangka membangun kedaulatan pangan nasional,”tandasnya.

 

(Orik / 002)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *