LCN – Blitar – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 0808/Blitar tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga aktif dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat. Salah satu kegiatan non-fisik yang menarik perhatian adalah belajar sekaligus praktik langsung membuat pakan ternak fermentasi (silase) bersama warga di Dusun Barurejo Desa Krisik Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar, Rabu (04/03/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai solusi atas kesulitan warga yang mayoritas berprofesi sebagai peternak dalam mendapatkan hijauan makanan ternak (HMT), khususnya saat musim kemarau. Dengan memanfaatkan teknologi sederhana, diharapkan ketersediaan pakan tetap terjaga sepanjang tahun.
Anggota Satgas TMMD Pelda Slamet, mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI dalam meningkatkan produktivitas peternakan warga. “Kami belajar bersama warga bagaimana memanfaatkan limbah pertanian seperti jerami padi atau batang jagung yang difermentasi menjadi pakan berkualitas. Selain lebih hemat, pakan ini juga tahan lama dan bergizi tinggi,”ujarnya disela-sela praktik.
Dalam kegiatan itu, Satgas TMMD dan warga mencampur bahan-bahan organik berupa tebon jagung yang difermentasi, kemudian dimasukkan ke dalam wadah khusus untuk proses fermentasi. Metode ini diajarkan agar para peternak dapat mandiri menyediakan pakan tanpa harus mencari rumput setiap hari.
Salah seorang warga Dusun Barurejo Bapak Budi Santoso, mengaku sangat terbantu dengan inisiatif para prajurit TNI. Menurutnya, pelatihan pembuatan pakan fermentasi ini tidak hanya mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat, tetapi juga memberikan dampak jangka panjang bagi ketahanan pangan hewani serta meningkatkan kesejahteraan peternak diwilayah sasaran TMMD,”tandasnya.
(Orik / 002)








