Home / Berita TNI / Koramil 1615-05/Masbagik Dukung Ketahanan Pangan Lewat Pendampingan Panen Padi

Koramil 1615-05/Masbagik Dukung Ketahanan Pangan Lewat Pendampingan Panen Padi

LCN – Lombok Timur – NTB, Babinsa Desa Kumbang, Serka Husni Jayadi dari Koramil 1615-05/Masbagik, melaksanakan pendampingan ketahanan pangan (Hanpangan) pada kegiatan panen padi yang berlangsung di Dusun Batu Empas, Desa Kumbang, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur, Minggu (10/08/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya TNI dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus menjaga ketersediaan pangan diwilayah.

Panen padi kali ini dilaksanakan di lahan milik Mawardi, warga Dusun Batu Empas, dengan luas areal tanam 25 are. Jenis bibit padi yang digunakan adalah varietas Inpari 32 yang tergabung dalam Kelompok Tani Pancor Manis 2. Hasil panen diperuntukkan terutama untuk konsumsi keluarga, namun diharapkan juga dapat memberikan kontribusi pada stok pangan daerah.

Dalam proses panen, Babinsa turut membantu sekaligus memberikan pendampingan teknis dan motivasi kepada petani agar terus meningkatkan hasil produksi. Kehadiran Babinsa di tengah petani menjadi bentuk sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan, khususnya di sektor pertanian. Selain membantu secara fisik, Serka Husni Jayadi juga memberikan arahan terkait tata cara pascapanen yang baik agar kualitas gabah tetap terjaga.

Serka Husni Jayadi menyampaikan imbauan kepada para petani untuk menjual hasil panen mereka kepada mitra Bulog dengan harga Rp6.500 per kilogram sesuai ketetapan pemerintah. Langkah ini diharapkan dapat membantu menambah stok beras nasional sekaligus memenuhi target alokasi serapan gabah pada masa panen kedua. Dengan menjual kepada Bulog, petani mendapatkan kepastian harga yang layak dan stabil.

Kegiatan pendampingan hanpangan oleh Babinsa ini mendapat apresiasi dari warga, terutama para petani yang merasa terbantu baik dalam proses panen maupun pemasaran hasilnya. Diharapkan, kerja sama yang terjalin antara Babinsa, kelompok tani, dan instansi terkait dapat terus berlanjut sehingga produksi padi di Desa Kumbang semakin meningkat dan mampu mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Lombok Timur,”tutupnya.

 

(Orik / LCN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *