Home / Daerah / BNNP NTB, ’28 Kali Berhasil Selamatkan Nyawa Anak, Dari Jeratan Narkotika

BNNP NTB, ’28 Kali Berhasil Selamatkan Nyawa Anak, Dari Jeratan Narkotika

LCN – Mataram, – Badan Narkotika Nasional Provinsi Nusa Tenggara Barat (BNNP NTB), menutup tahun 2025 dengan capaian fantastis. Dalam rilis resmi akhir tahun, Kepala BNNP NTB, Marjuki, S.I.K., M.Si., mengungkapkan bahwa pihaknya berhasil menyelamatkan sedikitnya, 28 kali jiwa anak bangsa dari jeratan narkotika sepanjang tahun ini.

“Kepala BNNP Mataram, Brigjen Pol. Marjuki, ​S.I.K. MS.i menerangkan Angka penyelamatan massal ini bukan sekadar klaim, melainkan hasil akumulasi penyitaan barang bukti berupa 2,99 kilogram ganja dan puluhan gram sabu yang gagal beredar diwilayah NTB.

​Bukan hanya menangkap kurir eceran, BNNP NTB menunjukkan “taringnya” dengan membongkar jaringan lintas provinsi yang dikendalikan dari balik jeruji besi,”paparnya.

Lebih lanjut, Brigjen Pol. Marjuki menjelaskan,​”Kami berhasil mengungkap jaringan Lapas Tangerang-Lombok-Sumbawa dengan nilai transaksi mencapai setengah miliar rupiah lebih. Selain itu, kami tidak pandang bulu; jaringan yang melibatkan oknum aparat pun kami sikat,”tegas Marjuki dihadapan awak media, Selasa (23/12/2025).

Modus operandi yang digunakan para pelaku pun semakin licin, yakni menggunakan alamat palsu melalui jasa ekspedisi dan transaksi via website tersembunyi.

​Data mengejutkan muncul dari angka prevalensi penyalahgunaan narkoba di NTB yang mencapai 1,73%. Jika dikonversi, terdapat estimasi 64.623 warga NTB, mayoritas diusia produktif 15-64 tahun, yang sudah terpapar barang haram tersebut.

​”Ini sebagai alarm keras bagi kita semua. Usia produktif adalah tulang punggung daerah. Jika mereka hancur, masa depan NTB taruhannya,”tambah Jenderal bintang satu tersebut.

​”​Disisi lain, BNNP NTB tidak hanya keras dalam penindakan, tapi juga lembut dalam pemulihan. Terbukti, layanan rehabilitasi rawat jalan BNNP NTB, menyabet peringkat ke-4 nasional. Sebanyak 88,36% klien yang direhabilitasi dinyatakan mengalami peningkatan kualitas hidup secara signifikan.

​Tiga nama yang kini menjadi buronan paling dicari di NTB, yakni
​Indo Afan Kiagih alias Malindo (Masbagik, Lotim), ​H. Ridho (Pujut, Loteng), ​Adji Isrofi alias Aji/Don (Sumbawa)

​Masyarakat diminta melapor ke nomor WhatsApp 085238944442 jika melihat para pelaku. BNN mengingatkan, siapapun yang mencoba menyembunyikan DPO ini terancam penjara 7 tahun,”jelasnya.

​Menjelang Natal dan Tahun Baru, BNNP NTB memperketat pengawasan dipintu-pintu masuk wilayah NTB. Masyarakat diminta waspada dan tidak mudah menerima titipan barang mencurigakan dari orang asing demi keamanan liburan akhir tahun,”tutupnya.

 

 

(Orik / LCN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *