LCN – Lombok Timur, – NTB, Disaat sebagian besar orang bersiap menyambut libur panjang, atmosfer berbeda justru terasa di Pendopo Bupati Lombok Timur. Rabu (24/12/2025), sebuah pergeseran penting dalam struktur kekuasaan resmi terjadi.
Wakil Bupati Lombok Timur H.Edwin Hadi Wijaya, mengungkapkan bukan sekadar mutasi biasa, pelantikan dua pejabat tinggi ini disebut-sebut sebagai strategi “Gas Pol” Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menyongsong 2026.
Dua sosok senior, Hambali, SH dan Siti Aminah, S.Sos, resmi dilantik sebagai Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II). Keduanya kini memegang kendali didua instansi yang bersentuhan langsung dengan denyut nadi masyarakat, yakni Dinas PMD dan Dinas Sosial.
Pelantikan ini menjadi bukti kepatuhan administrasi Pemerintah, Kabupaten Lombok Timur. Pasalnya, pengangkatan ini lahir dari proses seleksi terbuka yang ketat dan telah mendapat restu langsung dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui surat rekomendasi tertanggal 22 Desember 2025.
Wakil Bupati Lombok Timur H. Edwin Hadi Wijaya, tampaknya ingin memastikan mereka yang duduk dikursi tersebut bukan sekadar “titipan”, melainkan hasil saringan kompetensi yang valid.
Siapa Mereka dan Apa Misinya?.
Inilah profil singkat dua nakhoda baru tersebut, yakni
Hambali, SH (Kadis PMD), Meninggalkan kursinya sebagai Penata Perizinan di DPMPTSP, Hambali kini ditantang mengawal ratusan Desa di Lombok Timur. Keahliannya dibidang perizinan diharapkan mampu merapikan tata kelola administrasi Desa dan mempercepat investasi masuk ke tingkat Desa.
Sementara Siti Aminah, S.Sos (Kadis Sosial), Berangkat dari posisi Kabag Perencanaan dan Keuangan Setda, ia kini memegang “dompet sosial” kabupaten Lombok Timur, Pengalamannya dibidang keuangan menjadi modal kuat agar penyaluran bantuan sosial di Lombok Timur lebih tepat sasaran, transparan dan bebas kebocoran,”terang Wabup.
Keputusan melantik tepat satu hari sebelum Natal menunjukkan pemerintah daerah tidak ingin ada kekosongan kepemimpinan disektor-sektor krusial saat memasuki tahun anggaran baru,”ungkap Wabup Edwin.
”Ini sebagai langkah konkret untuk memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal tanpa jeda,”ungkap Kepala BKPSDM Lotim, Mugni Lusianto.
Dengan dilantiknya kedua pejabat ini, masyarakat Lombok Timur kini menanti gebrakan nyata. Apakah DPMD akan lebih progresif?. Apakah bantuan sosial akan lebih akurat? Waktu yang akan menjawab, namun satu yang pasti. Lombok Timur siap mengawali 2026 dengan energi baru,”tandasnya.
(Orik / LCN)






