LCN – Lombok Tengah, – NTB, Dipenghujung tahun 2025, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Lombok Tengah tidak memilih untuk sekadar bersantai. Sebaliknya, jajaran pimpinan dan pejabat struktural menggelar Rapat Refleksi Akhir Tahun yang berlangsung intens pada Selasa (30/12/2025).
Bukan sekadar seremonial rutin, rapat yang dipimpin langsung oleh Kepala LPKA Lombok Tengah ini menjadi ajang “bedah dapur” atas seluruh kinerja selama setahun terakhir. Forum ini menjadi ruang kritis untuk mengidentifikasi celah dalam pelayanan dan pengamanan, sekaligus merancang strategi baru yang lebih segar untuk menyambut tahun 2026.
Kepala LPKA Lombok Tengah Hidayat dalam arahannya menegaskan keberhasilan tahun 2025 sebagai fondasi, namun tantangan tahun depan menuntut standar yang lebih tinggi.
“Hasil evaluasi ini bukan hanya angka diatas kertas, tapi harus menjadi aksi nyata. Kita ingin 2026 menjadi tahun di mana integritas dan inovasi pelayanan bagi Anak Binaan mencapai level maksimal,”tegasnya Hidayat dihadapan seluruh jajaran.
Dalam refleksi tersebut, terdapat tiga poin krusial yang akan menjadi wajah baru LPKA Lombok Tengah ditahun mendatang, yakni
Optimalisasi Pembinaan, Program yang lebih personal dan berdampak bagi masa depan Anak Binaan.
Penguatan kedisiplinan internal yang dibalut dengan pendekatan yang tetap mengedepankan hak anak.
Integritas Tanpa Kompromi, Menjaga marwah organisasi melalui kerja sama tim yang solid dan transparan.
Rapat ini ditutup dengan apresiasi tinggi bagi seluruh pegawai, namun dengan catatan penting, tidak ada tempat bagi zona nyaman. Dengan komitmen ini, LPKA Kelas II Lombok Tengah siap bertransformasi menjadi institusi pembinaan yang lebih progresif dan berintegritas tinggi ditahun yang baru,”tandasnya.
(Orik / LCN)






