Home / Daerah / KETUM YPTKIS BERJANJI AKAN MEMULANGKAN JENAZAH DUA ORANG PMI DARI MALAYSIA

KETUM YPTKIS BERJANJI AKAN MEMULANGKAN JENAZAH DUA ORANG PMI DARI MALAYSIA

LCN – Lombok Timur – NTB, Penghujung tahun 2025 diwarnai duka bagi keluarga besar Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja di Malaysia. Dua orang PMI tersebut masing-masing berinisial AS (41) tahun berasal dari Desa Wakan kecamatan Jerowaru, Lombok Timur. Jenazah kedua berinisial M (39)  tahun berasal dari Dusun Repok Gapuk, Desa Taman Baru, kecamatan Sekotong, Lombok Barat.

Sejauh ini LCN masih menunggu informasi lanjutan terkait penjelasan lebih dalam terhadap jenazah AS.

Sementara M berdasarkan informasi yang dirilis dari pengurus YTKIS cabang Malaysia menjelaskan, informasi kematian M berdasarkan daftar kematian 2142411 tanggal 31 Desember 2025 dari Hospital Sultan Haji Ahmad Shah, dinyatakan telah meninggal dunia pukul 12.15 dengan sebab kematian Pneomonia dan telah tercatat dalam daftar kematian Warga Negara Indonesia di Johor Bahru, Malaysia.

Berdasarkan informasi yang diterima dari Hospital Sultan Haji Ahmad Shah terjadap jenazah telah dilakukan otopsi. Atas permintaan dari Mehram (Istri) jenazah akan dikebumikan oleh keluarganya di Indonesia.

Kepulangan jenazah kedua PMI tersebut, menurut Ketua Umum YPTKIS, henly Sunaldi mengatakan bahwa ini merupakan hasil kerja keras pengurus YPTKIS cabang Malaysia berkoordinasi dengan pimpinan pusat YPTKIS di NTB.

“Jadi ini merupakan hasil kerja keras temen-temen pengurus Yayasan Peduli Tenaga Kerja Indonesia Sejahtera (YPTKIS) cabang Malaysia berkoordinasi dengan kita,”ungkap Henly di Mataram, Sabtu (03/01/2026).

Kiprah YPTKIS lanjut Henly hari semakin luas dan massif karena memiliki kepengurusan cabang diberbagai daerah dan negara yang selama ini mempekerjakan PMI.

Dengan infrastruktur kerja yang lengkap seperti ini, Ketum YPTKIS itu merasa lebih mudah bekerja dan berkoordinasi untuk menyelesaikan masalah PMI.

“Jadi lembaga ini skalanya bukan NTB lagi, YPTKIS sudah skala nasional bahkan kita memiliki cabang dibeberapa negara, “tambahnya.

Terakhir, Pria yang dikenal gesit dan gesit itu mengatakan bahwa ke depan lembaga yang dipimpinnya akan memperkuat komunikasi dan kolaborasinya dengan pemerintah guna memperluas kontribusi sosialnya terhadap kepentingan PMI.

“Kita sudah melayangkan surat permohonan audiensi kepada Gubernur NTB untuk membangun kolaborasi yang lebih kuat untuk membantu kerja-kerja pemerintah khususnya pada PMI,”tutupnya.

(BUDI/LCN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *