Home / Berita TNI / Dandim 0912/Kubar Hadiri Rapat Koordinasi Penanganan Kerusakan Jalan Nasional Pasca Aksi Penutupan Jalan

Dandim 0912/Kubar Hadiri Rapat Koordinasi Penanganan Kerusakan Jalan Nasional Pasca Aksi Penutupan Jalan

LCN – Kutai Barat – Komandan Kodim (Dandim) 0912/Kubar menghadiri rapat koordinasi lintas sektor yang digelar Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) sebagai tindak lanjut atas aksi penutupan jalan oleh warga Simpang Raya akibat kerusakan ruas jalan nasional. Rapat tersebut berlangsung di Auditorium Aji Tulur Jejangkat (ATJ), Sendawar, Senin (05/01/2026).

Rapat koordinasi ini difokuskan untuk merumuskan langkah penanganan yang konkret dan terkoordinasi agar permasalahan kerusakan jalan nasional tidak berlarut-larut serta tidak kembali menimbulkan keresahan ditengah masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Kutai Barat, Wakil Bupati Kutai Barat, Forkopimda Kabupaten Kutai Barat, Kodim 0912/Kubar, Polres Kutai Barat, Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN), perangkat daerah terkait, serta perwakilan perusahaan yang beroperasi diwilayah Kutai Barat.

Dandim 0912/Kubar dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa TNI mendukung penuh langkah Pemerintah Daerah dalam mencari solusi atas permasalahan infrastruktur jalan, khususnya jalan nasional yang memiliki peran strategis bagi mobilitas masyarakat dan perekonomian daerah.

“Kerusakan jalan ini tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan serta berdampak pada stabilitas wilayah. Oleh karena itu, dibutuhkan sinergi seluruh pihak agar penanganannya dapat segera dilakukan,”ujar Dandim 0912/Kubar.

Lebih lanjut, Dandim menegaskan bahwa Kodim 0912/Kubar siap mendukung pengamanan serta pendampingan dilapangan agar proses perbaikan dapat berjalan aman, tertib dan kondusif.

Sementara itu, Wakil Bupati Kutai Barat, Nanang Adriani, menjelaskan bahwa rapat koordinasi tersebut merupakan respons pemerintah daerah terhadap aspirasi dan keresahan masyarakat yang disampaikan melalui aksi penutupan jalan.

“Dari pertemuan tadi, kami sebenarnya merasa cukup lega dan optimistis karena ada beberapa informasi penting yang kami terima,”ujar Wakil Bupati Kutai Barat Nanang Adriani.

Ia menjelaskan bahwa pihak perusahaan yang beroperasi diwilayah Kutai Barat telah menyatakan komitmennya untuk ikut berkontribusi dalam penanganan kerusakan jalan, terutama melalui penyediaan material dan dukungan lainnya untuk perbaikan darurat.

“Memang perbaikannya belum sepenuhnya tuntas, tetapi ada kesanggupan dari perusahaan untuk membantu agar jalan tetap bisa dilewati dengan lebih aman, “jelasnya.

Nanang Adriani juga menegaskan bahwa forum rapat koordinasi ini menjadi wadah penting untuk menyamakan persepsi, mengidentifikasi permasalahan infrastruktur jalan secara menyeluruh, serta menyusun langkah penanganan jangka pendek dan jangka panjang.

Kerusakan jalan nasional tersebut dinilai tidak hanya mengganggu kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga berpotensi menghambat aktivitas ekonomi, pelayanan publik, serta keselamatan masyarakat secara umum.

Melalui rapat koordinasi lintas sektor ini, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat bersama unsur TNI-Polri, BPJN, dan pihak perusahaan berharap penanganan kerusakan jalan nasional dapat segera direalisasikan sehingga tidak kembali memicu aksi protes masyarakat dan aktivitas warga dapat berjalan normal kembali,”tandasnya.

 

(Orik / 002)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *