LCN – Lombok Utara, – Ketangguhan alam kembali menguji pesisir Lombok Utara. Sebuah kapal wisata diving bernama “Dewa United” dilaporkan karam setelah dihantam gelombang tinggi diperairan Pelabuhan Teluk Nara, Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, Jumat (16/01/2026) sore.
Kapolres Lombok Utara Polda NTB, AKBP Agus Purwanta, S.I.K., melalui Kasat Polairud AKP I Gusti Made Suarjaya, menyampaikan peristiwa mencekam tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WITA. Cuaca ekstrem dan hempasan ombak yang tak terduga membuat kapal milik Jumadil umur (45) tahun, warga Gangga, tidak mampu bertahan hingga akhirnya tenggelam diarea pelabuhan.
Mendapat laporan darurat, personel Satuan Polairud Polres Lombok Utara langsung terjun ke lokasi kejadian. Ditengah kondisi cuaca yang menantang, petugas bergerak cepat memastikan keselamatan nakhoda dan awak kapal,”papar Kasat.
”Fokus utama kami sebagai zero casualty. Begitu tiba, tim langsung mengamankan area dan mengevakuasi semua kru kapal. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini,”ujar Kasat Polairud Polres Lombok Utara dalam laporannya.
Lebih lanjut, I Gusti Sapaan Akrab Kasat Polairud menerangkan evakuasi darurat dibibir pantai petugas kepolisian bersama warga masih berjibaku melakukan upaya evakuasi terhadap badan kapal. Dengan teknik manual namun taktis, petugas mengikatkan tali pengaman ke pohon-pohon ditepi pantai serta memasang pelampung tambahan agar posisi kapal tidak semakin tenggelam atau terseret arus lebih jauh,”ujar I Gusti.
Meski kerugian materil ditaksir mencapai Rp 35 juta akibat kerusakan mesin Honda 90 PK dan badan kapal, koordinasi yang solid antara Polairud, Basarnas, Dishub, dan TNI AL berhasil menjaga situasi di Pelabuhan Teluk Nara tetap kondusif dan terkendali.
Imbauan Keselamatan.
Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengguna jasa laut dan nelayan diwilayah Lombok Utara untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang ekstrem.
”Kami minta masyarakat dan wisatawan untuk sementara menjauh dari lokasi evakuasi demi keselamatan bersama. Tetap pantau prakiraan cuaca sebelum melaut, “tegasnya.
Kini, kasus laka laut ini telah ditangani oleh Sat Polairud Polres Lombok Utara Polda NTB, untuk pendataan lebih lanjut, sembari memastikan alur lalu lintas di Pelabuhan Teluk Nara kembali normal,”ujarnya.
(Orik / 002)






